<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128386">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS AIR REMBESAN PADA BENDUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM GEO-SLOPE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fahrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis ini bertujuan untuk untuk menghitung debit air akibat rembesan dan  kemiringan garis  energi/gradien hidrolik pada suatu struktur penyimpanan  air atau bendungan  dengan  menggunakan  program  GEO-SLOPE (SEEP/W)  Pada  analisis&#13;
yang   dilakukan   ini   menggunakan   metode   elemen   hingga   untuk   menganalisis  besamya debit air akjbat rembesan dan kemjringan garis energi/gradien hidroljk yang terjadi  pada  bendungan  utama yang  ditinjau  dengan  menggunakan   sebagjan  besar  data dari  I.aporan Utama dan Gambar Review Desain Saddle  Dam dan  Main Dam Waduk Keuliling  Kabupaten Aceh Besar.  Metode elemen hingga   dalam analisis ini menggunakan program  GEO-SLOPE   (SEEP/W)  adalah sebuah  prosedur komputer yang dapat digunakan untuk memperoleh pendekatan terhadap sebuah solusi.  untuk&#13;
masalah   secara   matematis   yang  muncul   pada   teknik   sipil.   Analisis   dilakukan terhadap bendungan utama pada potongan melintang STA 0+200, STA 0+380, STA 0+520, STA 0+600 yang mewakili kondisi bendungan utama, Dari hasil   analisjs ini  diketahui debit air akjbat rembesan maksium terjadi pada kaki  hilir bendungan dan gradien  hidrolik  maksimum  terjadi  disekitar  tempat  keluarnya  air  (`bagian  hilir  bendungan).   Keadaan   ini   dapat   mempengaruhi   kestabilan   bendungan   dan   bisa mengakibatkan   keruntuhan,   Untuk   mengontrol   debit   air  akibat   lenbesan   dan  menghindari  gradien   hidrolik   yang   besar   dapat   menggunakan   dinding   halang lempung  ataupun  selimut  lempung  di  bagian   hulu  bendungan.  supaya  lintasan  air  menjadi  lebjh  panjang.  Penggunaan  program  GEO-SLOPE (SEEP/W)  memberikan  kemudahan,  mengivasikan  output  yang  memberikan  jnformasi  yang  lebih  banyak dalam  menganalisis permasalahan  air akibat rembesap efisiensi waktu.  hasil  yang  diperoleh lebih akurat dan teliti.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128386</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 15:49:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 15:49:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>