Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KEBIJAKAN PENANGANAN KEMACETAN LALU-LINTAS DI JALAN T. HASAN DEK BANDA ACEH DENGAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)
Pengarang
Mulita Leli Vera - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0601404020085
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Berkembangnya jumlah penduduk dan banyaknya pergerakan yang terjadi pada suatu ruas jalan mengakibatkan arus lalu lintas dan kebutuhan akan transportasi semakin meningkat. Peningkatan tersebut menyebabkan terjadinya penambahan volume lalu lintas jalan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas, tundaan. kecelakaan dan permasalahan lingkungan. Banyak cara serta kebijakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kemacetan diantaranya dapat ditinjau dari berbagai aspek dan alternatif pilihan yang bisa diterapkan di daerah rawan macet tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alteratif kebijakan pemerintah dalam menangani kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan T. Hasan Dek Kota Banda Aceh. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder, data primer berupa hasil wawancara (interview) yang tertulis dalam sebuah kuesioner sedangkan data sekunder berupa peta kota Banda Aceh, sketsa lokasi peoelitian, data volume lalu lintas dan rencana tata ruang wilayah (RTR W). 8atasan penelitian yaitu ruas Jalan T. Hasan Dek dari traffic light simpang Surabaya sampai traffic ligtht simpang Jambo Tape. Dalam penelitian ini dilakukan analisis menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk mendapatkan alternatif penanganan kemacetan lalu lintas. Struktur hirarki untuk alternatif kebijakan mengatasi kemacetan dengan AHP terdiri dari kriteria (aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek kelembagaan), responden (Dishub, Dinas Bina Marga, Satlantas, dan Bappeda) dan alternatif (penerapan tarif badan parkir per jam pada jalan, penerapan road pricing, penerapan traffic restraint, sistem Jin!, penerapan ruang terbuka hijau, car free day, pembagian rute, fleksibel median, pembangunan flyover/underpass). Berdasarkan hasil pengolahan data, prioritas penanganan kemacetan dari elemen kriteria adalah aspek ekonomi dengan nilai bobot 0.5015. Altematif yang menjadi prioritas utama yang dipilih oleh Irey persons dari aspek ekonomi adalah tarif parkir per jam di badan jalan dengan nilai bobot 0.5333, dari aspek lingkungan pilihan prioritas pertama adalah car free day dengan nilai bobot 0.5787, dari aspek kelembagaan adalah pembagian rule dengan nilai bobot sebesar 0.6447.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN PADA BUKAAN MEDIANRN(STUDI KASUS: JALAN T. HASAN DEK BANDA ACEH) (Mustafal Kamal, 2023)
STUDI PENENTUAN PRIORITAS KEGIATAN PENANGANAN RUAS JALAN NASIONAL BIREUEN – LHOKSEUMAWE – PANTONLABU (RISDIANSYAH, 2014)
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS KAWASAN AKIBAT PEMBANGUNAN FLYOVER SIMPANG SURABAYA, BANDA ACEH (Almira Hilal, 2017)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS DI KOTA BANDA ACEH (FIRZA HADAMI, 2016)
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS KAWASAN AKIBAT PEMBANGUNAN LINTAS BAWAH(UNDERPASS) SIMPANG SURABAYA, BANDA ACEH (CUT SABRINA UTAMI, 2017)