Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KETERSEDIAN AIR SUNGAI DAN DEBIT ALIRAN PADA BANGUNAN PENGAMBILAN BENDUNG KRUENG ACEH
Pengarang
Meylis Safriani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0804101010033
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bendung lrigasi Krueng Aceh terletak di Desa Seunebok, Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar. Bendung tersebut dibangun untuk mengairi daerah irigasi seluas 6.640,36 ha. Pada pertengahan tahun 2011 terjadi suatu permasalahan, yaitu tidak
terpenuhinya kebutuhan air pada waktu-waktu tertentu di musim tanam gadu Oleh karena itu dilakukan studi lebih lanjut terhadap ketersediaan air di Sungal Krueng Aceh dan debit aliran pada bangunan pengambilan Bendung Krueng Aceh. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan mengumpulkan data sekunder dan data primer. Data sekunder meliput peta tata guna lahan DAS Bendung Krueng Aceh, data hidrologi dan klimatologi dari tahun 1997 sampai tahun 2011, dan data rencana pemberian air irigasi. Data priner diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi studi selama 2 bulan, pada bulan Juni dan bulan Juli. Langkah-langkah yang digunakan dalam studi ini yaitu menghitung debit sungai dengan menggunakan Metode Mock dan Haspers. Untuk mengetahui proporsi permukaan lahan yang tidak ditutupi oleh vegetasi, panjang sungai, dan luas DAS digunakan software ArcGIS. Hasil debit sungai perhitungan dibandingkan dengan hasil debit sungai pengamatan . Hasil yang telah diperoleh rencana sebesar 7,54 m3/det. Qp real pada bulan Juli adalah 5,276 m3/det, nilai ini juga lebih kecil dari Qp rencana sebesar 6,21 m3/det. Debit sungai rata-rata untuk bulan Juni adalah 27,787 m3/detik, sedangkan pada bulan Juli debit sungai rata-ratanya adalah 5,872 m3/detik. Hal ini membuktikan bahwa debit Sungai Krueng Aceh pada bulan Juni dan Juli 2012 tidak maupu memenuhi kebutuhan air irigasi di musim tanam gadu Selain itu juga, teriadi pergeseran jadwal tanam yang dilakukan oleh petani. Pergeseran jadwal tanam yang terjadi di D.I. Krueng Aceh disebabkan kurangnya alat bajak sawah. 0leh karena itu, pergeseran jadwal tanam yang dilakukan oleh para petani juga merupakan salah satu faktor ketidakcukupan debit pengambilan.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PENGARUH VARIASI SUDUT PADA BENDUNG PELIMPAH TIPE SEGITIGA TERHADAP TINGGI ALIRAN DI ATAS MERCU (Pudia Fachrina, 2016)
KAJIAN ALIRAN PADA MODEL BENDUNG MERCU DATAR (Agus Setiawan, 2015)
TINJAUAN PERENCANAAN PINTU PENGAMBILAN KANAN PADA BENDUNG JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA (Mukhlas Syah Walad, 2018)
ANALISIS SEDIMENTASI SUNGAI KRUENG BARO PADA HULU DAN HILIR BENDUNG KEUMALA KABUPATEN PIDIE PROVINSI ACEH (Yusni Eva Cus Endang, 2018)
PERENCANAAN HIDROLIS BENDUNG IRIGASI LAMBAYONG DESA JAMUAN KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA (Alfi Syahendra Ismail, 2024)