<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128358">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI TEKNIS SAMARKILANG KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ramlan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daerah  lrigasi  Samarkilang  terletak  di  Kecamatan  Samarkilang  Kabupaten  Bener Meriah.  Selama ini daerah  irigasi  Samarkilang masih  menerapkan  pola tanam dengan  sistem  tadah  hujan.  Hal  ini  menyebabkan  intensitas  tanam  terbatas  yaitu  penanaman padi  hanya setahun sekali. Untuk mendapatkan intensitas tanam dua kali setahun  perlu  direncanakan  sistem  jaringan  irigasi.  Tujuan  perencanaan  ini  ialah merencanakan  jaringan   irigasi   teknis   berdasarkan   kebutuhan   air  irigasi,  kondisi  topografi dan ketersediaan air sungai. Ruang lingkup penulisan  meliputi  perhitungan  evapotranspirasi    potensial,  debit  andalan,    penentuan    kebutuhan    air    irigasi,  perencanaan jaringan   irigasi,  dimensi  saluran  dan  bangunan  irigasi.  Metode  yang  digunakan disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang  ditetapkan oleh Departemen  Pekeriaan  Umum  untuk analisa kebutuhan air, jaringan  irigasi, dimensi  saluran dan dimensi    bangunan.   Evapotranspirasi   potensial   dihitung  dengan   metode   Penman  modifikasi,  dengan  hasil  berkisar  4.247   mm/hari  sampai  dengan  5.534  mm/hari.  Perhitungan ketersediaan air menggunakan Metode Dr Mock, dengan debit andalan bulanan berkisar antara 0,12 m3/dt sampai dengan 0,38 m3/dt.  Kebutuhan air irigasi diperoleh  sebesar  I,79   I/dt/ha  dengan  sistem  pemberian  air  secara  serentak.  Pola  tanam yang diterapkan  adalah padi-jagung-padi dengan  musim tanam  I  November. Pada penulisan ini luas daerah irigasi Samarkilang yang direncanakan  I  petak tersier seluas 84,0  ha,  yang  terdiri  dari  8  buah  petak kuarter.  Saluran  yang direncanakan  merupakan   saluran  dengan  penampang   ekonomis   menggunakan  pasangan   batu.  Kecepatan   aliran   dihitung   dengan   Rumus   Manning.   Berdasarkan    perencanaan  jaringan irigasi pada peta topografi direncanakan bangunan bagi  sadap  I  buah, box bagi tersier 5 buah dan  box bagi kuarter I buah.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Irigasi teknis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128358</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 12:40:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 12:40:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>