Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA TANAH SEBELUM DAN SETELAH PEMBAKARAN
Pengarang
Jalfira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105101020024
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
JALFIRA. Kajian Sifat Biologi dan Kimia Tanah Sebelum dan Setelah Pembakaran (di bawah bimbingan Hifnalisa sebagai ketua dan Yusnizar sebagai anggota). Sistem tebas-bakar (slash and burn) merupakan metode pembukaan lahan yang banyak dilakukan oleh petani. Lahan hutan yang dibuka dengan sistem tebas-bakar akan terkena langsung terpaan air hujan dan sinar matahari sehingga sejumlah bahan organik, unsur hara serta mikroorganisme pada permukaan tanah akan terbakar serta sejumlah bahan berupa abu terbentuk di pennukaan tanah setelah pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat biologi dan kimia tanah sebelum dan setelah pembakaran. Lokasi pengambilan sampel di Desa Buerawak Kecamatan Lembah Selawah Kabupaten Aceh Besar dan penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Tanah dan Laboratorium Penelitian Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan pelaksanaannya pada bulan Mei 006. sampai dengan Agustus 2 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kclompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah waktu (P) dan faktor kedua kedalaman taraf tanah (I). Faktor pertama terdiri dari 4 yaitu: (I) sebelum pembakaran (Po), (2) satu bulan setelah pembakaran (P), (3) dua bulan setelah pembakaran (P), dan (4) tiga bulan setelah pembakaran (P9). Faktor kedua terdiri dari 2 taraf yaitu: (I) kedalaman 0-5 cm (I) dan (2) kedalaman 5-15 cm (1). Pengamatan terhadap pelarut fosfat, populasi bakteri, populasi fungi, dan aktivitas mikroorganisme (respirasi) tanah. Pengamatan terhadap sifat kimia tanah meliputi : pH. Kapasitas Tukar Kation (KTK), Fosfor, dan C-organik. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa waktu sebelum dan setelah pembakaran berpengaruh nyata terhadap pH dan KTK tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme, populasi mikroorganisme pelarut posfat, populasi bakteri, populasi fungi, aktivitas mikroorganisme (respirasi) tanah, P tersedia dan C-organik. Kedalaman tanah sebelum dan setelah pembakaran berpeng aruh nyata terhadap populasi mikroorganisme pelarut fosfat, pH, dan P tersedia tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme, populasi bakteri, populasi fungi dan aktivitas mikroorganisme (respirasi) tanah, KTK, dan C-organik.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOL TERHADAP BEBERAPA SIFAT BIOLOGI TANAH RHIZOSFER KEDELAI DAN SIFAT KIMIA TANAH (Karnilawati, 2024)
ANALISIS PEMBERIAN ABU SISA PEMBAKARAN PADA PENGOLAHAN TANAH MENGGUNAKAN TRAKTOR RODA DUA TERHADAP KAPASITAS PEMBAJAKAN DAN PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH (Agustia Adha, 2014)
PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR TERHADAP SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA TANAH RHIZOSFER SERTA PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI PADA TANAH TERCEMAR (THESYA AYUNINGSIH, 2019)
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KOTORAN KELINCI PADA TANAH TUMPUKAN LIMBAH UBI TERHADAP SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN BUNGA MATAHARI (USWATUN HASANAH HELMI, 2015)
PENGARUH PEMBERIAN JERAMI PADI DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP BEBERAPA SIFAT BIOLOGI DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN TERKENA TSUNAMI (Nazaruddin Rauf, 2024)