Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING TIPE BAK MODEL SILINDER UNTUK PENGERINGAN JAGUNG (ZEA MAYS L)
Pengarang
Muhammad Rizal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205106010040
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN Selama ini para petani masih mengeringkan jagung dengan cara manual, seperti menjemur di terik matahari atau sebelum dipanen jagung dikupas kulitnya dan dibiarkan mengering di batang, apabila jagung panen pada musim hujan petani susah untuk mengeringkan jagung atau pada saat proses penjemuran dibatang tiba-tiba turun hujan maka petani membiarkan begitu saja dan menunggu terik matahari lagi untuk proses pengeringan selanjutnya. Hal ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk proses pengeringan dan juga dapat menurunkan harga jual dan kualitas jagung. Blower berfungsi untuk menghembus udara panas dari ruang penukar panas ke ruang pengeringan melalui pipa besi. Saluran udara masuk berfungsi sebagai tempat masuknya udara yang berasal dari blower. Ruang pembakaran terletak di bawah ruang penukar panas. Ruang pembakaran digunakan sebagai tempat kompor yang menghasilkan panas dan selanjutnya ditransfer kc ruang pengering secara konduksi, konveksi dan radiasi. Ruang penukar panas merupakan tempat terjadinya proses penukaran panas yang akan disalurkan keruang pengeringan. Cerobong asap terletak di bagian atas ruang penukar panas yang berfungsi untuk untuk mengeluarkan asap. Saluran udara menuju ruang pengering berfungsi untuk menyalurkan udara hasil pemanasan dari penukar panas ke ruang pengering. Ruang plenum berfungsi sebagai tempat berkumpulnya udara panas yang kemudian udara panas tersebut naik ke ruang pengering. Ruang pengering terdiri dari satu rak yang berfungsi sebagai tempat peletakan biji jagung pipilan yang akan dikeringkan. Blower terbuat dari besi hancuran dari aluminium dengan kecepatan angina yang bervariasi dan dapat dikendalikan sesuai dengan kebutuhan. Saluran udara masuk terbuat dari pipa besi dengan diameter 8 cm dan panjang 40 cm yang menghubungkan antara blower dengan ruang penukar panas. Ruang pembakaran berbentuk kubus dengan dua sisi yang ukurannya berbeda. Plat ini dipotong berbentuk persegi dengan ukuran sisi 30 cm dan 25 cm dengan tingi 30 cm. Ruang Penukar Panas berbentuk persegi yang terbuat dari plat dengan tebal 2 mm, dengan tinggi 40 cm dan lebar 30 cm. Cerobong asap terbuat dari pipa besi dengan diameter 4 cm dan panjang 50 cm dan dipasang di atas ruang penukar panas. Saluran udara menuju ruang pengering terbuat dari pipa besi dengandiameter 16 cm dan panjang 35 cm yang menghubungkan antara ruang penukar panas dengan ruang pengering. Ruang plenum bagian dari ruang pengering dan terletak di bagian bawah ruang pengering dengan diameter 56 cm dan tinggi 25cm. Ruang pengering terbuat dari drum (plat) berbentuk silinder dengan diameter 56 cm dan tinggi keseluruhan I16 cm.
Tidak Tersedia Deskripsi
KARAKTERISTIK PENGERINGAN BIJI JAGUNG (ZEA MAYS L.) MENGGUNAKAN ALAT PENGERING SURYA ADRIYARKARA TERMODIFIKASI (Athul Fadhli, 2018)
MODIFIKASI PENGERING EFEK RUMAH KACA (ERK) ATAP PARABOLIK UNTUK KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEAI L.) (REVI ALHAFIZ, 2022)
KAJI EKSPERIMENTAL PENGERING IKAN ENERGI SURYA (ANDI FANOVA, 2024)
KAJIAN PENGERINGAN JAGUNG (ZEA MAYS) UNTUK BENIH DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERIN TIPE PENUKAR KALOR (Nellyati, 2024)
RANCANG BANGUN MESIN PENGERING PADI (RAHMAT HIDAYAT, 2019)