<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128342">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PERLAKUAN BAJA TULANGAN TERHADAP KOROSI  STRUKTUR BETON BERTULANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afwan Halim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kondisi baja tulangan mempengaruhi  kekuatan infrastruktur  bangunan. Korosi yang terjadi pada tulangan  baja  sering menjadi  penyebab kegagalan  pada berbagai infrastruktur. Tugas akhir  ini mempresentasikan   penelitian  analisa  perlakuan  baja  tulangan  terhadap  korosi  struktur  beton&#13;
bertulang.  Penelitian   dilakukan  dengan  mengukur   baja  tulangan  di  dalam  beton  pada  tiga perlakuan masing-masing tulangan yang dikorosikan,  tulangan tanpa lapis lindung dan tulaogan yang  dilapisi  cat.  Ketiga  kondisi  tulangan  direndam  dalam  larutan NaCl  3,5% secara  basah kering. Peogukuran  potensial  dan kurva polarisasi dilaksanakan  seminggu sekali untuk melihat pengaruh  perlakuan  tulangan  dan waktu  perendaman.  Hasil  pengukuran  menunjuklcan bahwa perlakuan  terhadap  tulangan  baja  dalam  beton bertulang  memberikan pengaruh  terhadap  nilai potensial  pada  pennukaan  beton  dan  intesitas korosi  yang  ditunjuklcan oleh kurva  polarisasi. Nilai potensial pada daerah yang terkorosi yaitu -233 mV terbadap  SCE setelah perendaman  30 hari basah-kering  di dalam larutan NaCl 3.5%.  Nilai potensial pada daerah tanpa  lapis  lindung&#13;
yaitu -191  mV terhadap  see. setelah perendaman  30 hari basah-kering  di dalam  larutan  NaCl&#13;
3.5%  mV, sedangkan  daerah  dengan  lapis  lindung  yaitu -87  mV setelah  perendaman  30 hari&#13;
basah-kering  di dalam  larutan  NaCl  3.5%  terhadap  SCE.  Laju  korosi  yang terjadi  pada  baja tulangan dikorosikan  yaitu  17.63  mpy, daerah tanpa lapis  lindung 2.38 mpy dan daerah dengan lapis lindung 0.23 mpy setelah perendaman basah-kering 30 hari di dalam larutan NaCl 3.5%.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : korosi, nilai potensial,  kurva polarisasi,  baja tulangan,  basah-kering.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128342</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 11:45:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 11:45:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>