DAMPAK FITOREMEDIASL PADA TANAH TERCEMAR TERHADAP MLCROOGANISME TANAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK FITOREMEDIASL PADA TANAH TERCEMAR TERHADAP MLCROOGANISME TANAH


Pengarang

Hartipa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605101020013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HARTIPA "Dampak Fitoremediasi pada Tanah Tercemar terhadap Mikrcoorganisme Tanah" (di bawah bimbingan Fikrinda sebagai pembimbing utama dan Zuraida sehagai pembinbing anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak fitoremediasi pada tanah tercermr terhadap mikroorganisme tanah. mengetahui pengaruh tanah teroemar terhadap mikroorganisme tanah dan untuk mengetahui interaksj FMA dan bunga matahari terhadap mikroorganisme tanah.
Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syich Kuala. Penelitian ini dimulal pada Juli 2010 sampai dengan Januari 2011.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan tanah bengkel yang diambil dari salah satu bengkel yang berada di Jln Teuku Umar no 25 Ajun Jeumpet; bahan tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kampong Jawa; benih bunga matahari lokal yang berasal dari Takengon, inokulan mikoriza (Mycofer yang terdiri atas Gigaspora sp, Glomus manihotis, Glomus etunicatum, dan Acaulospora tuberculata) yang diperoleh dari Pusat Antar Universitas (PAU) Bioteknologl Institut Pertanian Bogor (IPB), inokulan Glomus sp (diperoleh dari Badan Litbang Kehutanan, Bogor) dan bahan- bahan kimia untuk analisis sifat kimia dan biologi tanah di laboratorium.
Penelitian ini menggunakan metode percohaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama yang diteliti adalah jenis tanah tercemar (TPA dan Bengkel), sedangkan faktor kedua yaitu perlakuan FMA dan
bunga matahari (kontrol, bunga matahari, bunga matahari dengan FMA (Glomus sp.), bunga matahari dengan FMA (Mycofer). Perlakuan ini dilakukan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan Parameter pengamatan yang diamati meliputi populasi mikroorganisme seperti (total mikroorganisme, bakteri pelarut fosfat, mikroorgamisme selulolitik. dan respirasi tanah).
Hasil penelitian menunjukan perlakuan fitoremediasi pada tanah tercemar (oli dan TPA) belum berhasil, Populasi dan aktivitas Mikrcoorganisme tanah dijumpai pada tanah tercemar oli maupun TPA, jumlah populasi dan aktivitas mikroorganisme yang paling banyak dijumpai pada tanah TPA daripada tanah yang tercemar oli.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK