<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128311">
 <titleInfo>
  <title>APLIIKASI FUNGISIDA NABATI SEBAGAI SEED TREATMENT TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA (COLLETOTRICHUM   CAPSICI)RNPADA BENIH CABAI IN-VITRO`</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusmaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Yusmaini.     0251310038.   `Aplikasi   Fungisida  Nabati   Sebagai   Seed  Treatment  Terhadap  Penyakit . Colletotrichum   capsici  Pada  Benih  Cabai  ln-Vitro&quot; dibawah  bimbingan  Tjut Chamzurni  selaku  ketua dan  Susanna  selaku  anggota.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mendapatkan  fungisida  nabati  yang   efektif  dalam   menekan   perkembangan   Colletotrichum   capsici  pada  benih cabai di media buatan .&#13;
               Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Laboratorium  Penyakit  Tumbuhan    Jurusan  Hama Dan  Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, berlangsung    sejak    bulan    September    sampai    dengan    Desember    2007. Rancangan   yang   digunakan   Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL)   Faktorial  dengan  7  perlakuan  yaitu  kontrol   K(-),  K(+)  (dithane  M45),    Lidah  buaya,  sambiloto, kencur, kunyit dan lengkuas. dan 3 konsentrasi yaitu  loo, 300, 500  g/L  dan  setiap  perlakuan  3  ulangan.  Seluruh     data  pengamatan  dianalisis  dengan menggunakan sidik ragam dan  dilanjutkan dengan uji  BNT pada taraf  0,05   persen.&#13;
               Hasil   penelitian   menunjukkan  bahwa  aplikasi     berbagai   fungisida  nabati  dengan kousentrasi  yang  berbeda-beda dapat memperlambat masa inkubasi,  menekan persentase  Pre-emergence Damping-off.  Post-emergence Damping-off serta  mengurangi  jumlah  spora  C.capsici.  mg-I   pada  benih  cabai.  Dari  semua  perlakuan  yang   dicobakan,  hasil  terbaik  diperoleh  pada  perlakuan  lengkuas  yaitu   Pro-emergence   Damping-off,  Post-emergence   Damping  off   terkecil  dan jumlah  spora  terendah.  sedangkan  untuk  nasa  inkubasi  terjadi  pada perlakuan lidah buaya  dan sambiloto.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128311</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 17:38:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 17:38:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>