PERSEPSI AUDITOR TENTANG PENGARUH STRUKTUR AUDIT DAN PRINSIP ORGANISASIONAL TERHADAP KONFLIK DAN AMBIGUITAS PERAN (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR PERWAKILAN BPKP NAD) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI AUDITOR TENTANG PENGARUH STRUKTUR AUDIT DAN PRINSIP ORGANISASIONAL TERHADAP KONFLIK DAN AMBIGUITAS PERAN (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR PERWAKILAN BPKP NAD)


Pengarang

Mirza Vona - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9911310574

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menguji secara empiris mengenai persepsi auditor tentang pengaruh struktur audit dan prinsip organisas ional dan terhadap konflik ambiguitas peran pada Kantor Perwakilan BPKP Propinsi Nanggroe Aceh Darussa lam. Penelitian ini mempunyai dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas yaitu struktur audit dan prinsip organisasio nal, sedangkan variabel terikat yaitu konflik dan ambiguitas peran . Pengambilan sampel berdasarkan Proporti onal stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor pemerintah yang bekerja pada kantor perwakilan BPKP NAD seban yak 82 orang (data per Desember 2004) Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui koefisien korelasi untuk setiap variabel struktur audit (X;) sebesar 0,867, prinsip organisasional (X;) sebesar 0.891, dan interaksi (XX) sebesar 0,970. Schingga diketahui bahwa variabel bebas (X) secara partial berhubungan positif. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.892. ini berart i terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat sebesar 892 %. Artinya variabel­ variabel yang meliputi struktur audit prinsip organisasional (X3) dan interaksi (XX3) memiliki pengaruh yang erat terhadap konflik dan ambiguitas peran. Sementara itu. koefisien determinasi (R ) yang diperoleh dengan nilai sebesar 0.796. Namun untuk jumlah variabel bebas lebih (X) dari dua, lebih baik menggunakan koefisien determinasi Adjusted (R) yaitu sebesar 0.781, ini berart i bahwa struktur audit memili ki pengaruh yang cukup kuat terhadap konflik dan ambiguitas peran dan telah dimediasi oleh variabel prinsip organisasioanal. Sedangkan untuk uji t, diketahui bahwa semua nilai thitung >ttabel (2,0141), berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Untuk uji F, maka diketahui bahwa Fhitung >Ftabel (2,8327) ini berarti diambil suatu keputusan bahwa menerima hipotesis alternatif (H,) dan menolak hipotesis nol (Ha). Berdasarkan hasil regresi linier berganda dapat diketahui bahwa dari ke tiga variabel yang diteliti, ternyata struktur audit (X) yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap konflik dan ambiguitas peran, dengan koefisien regresi sebesar 0,904. disusul prinsip organisasional (X;) dengan koefisien regresi sebesar 0.563, Sedangkan interaksi antara struktur audit dan prinsip organisasional (XX) mempunyai nilai koefisien yang terkecil yaitu sebesar 0,103, dan nilai konstantanya 0.910.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK