Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI FAKTOR – FAKTOR RISIKO PADA PROSES PRODUKSI ASPAL DI UNIT ASPHALT MIXING PLANT (AMP) DI ACEH BESAR
Pengarang
UTARI WIRANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Alfa Taras Bulba - 198208092008121002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1704101010062
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang mempengaruhi proses produksi aspal di unit Asphalt Mixing Plant. Proses produksi aspal merupakan kegiatan yang kompleks dan melibatkan berbagai tahapan mulai dari persiapan bahan baku, pengeringan dan pemanasan agregat, pencampuran dengan bitumen, hingga penyimpanan dan pengangkutan produk akhir ke konstruksi jalan. Setiap tahapan tersebut memiliki potensi risiko yang dapat mempengaruhi kualitas produksi. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan ahli industri dan pihak perusahaan. Analisis risiko dilakukan dengan menggunakan metode Importance Index yang nilainya diperoleh dari perhitungan Frequency Index (FI) dan Severity Index (SI),bertujuan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan faktor risiko berdasarkan tingkat keparahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor risiko utama dalam proses produksi aspal meliputi kerusakan komponen atau mesin, kualitas bahan baku yang tidak konsisten, ketidakpastian rantai pasok, kesalahan manusia atau operator, dan faktor lingkungan seperti cuaca ekstrem. Risiko kegagalan atau kerusakan komponen utama pada drum pengering dan sistem pencampurannya dapat menyebabkan penurunan kapasitas produksi dan peningkatan biaya perawatan. Kualitas bahan baku yang tidak konsisten, seperti agregat dan bitumen dapat mempengaruhi kualitas aspal yang dihasilkan. Gangguan kesalahan manusia atau operator dan juga faktor lingkungan memiliki dampak signifikan terhadap proses produksi aspal di unit AMP. Penelitian ini menyarankan beberapa langkah mitigasi untuk mengurangi risiko, termasuk penerapan program pemeliharaan komponen-komponen AMP, peningkatan pengawasan kualitas bahan baku, pelatihan rutin bagi operator, dan pengembangan rencana kontingensi untuk menghadapi cuaca ekstrem apabila terjadi. Dengan mengidentifikasi dan mengelola faktor-faktor risiko ini, diharapkan unit Asphalt Mixing Plant dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas aspal yang dihasilkan
This research aims to identify risk factors that influence the asphalt production process at the Asphalt Mixing Plant unit. The asphalt production process is a complex activity and involves various stages starting from preparing raw materials, drying and heating the aggregate, mixing with asphalt, to storing and transporting the final product to road construction. Each of these stages has potential risks that can affect production quality. This research methodology involves qualitative and quantitative approaches. Data was collected through distributing questionnaires and interviews with industry experts and companies. Risk analysis is carried out using the Important Index method, the value of which is obtained from calculating the Frequency Index (FI) and Severity Index (SI), which aims to identify and determine priority of risk factors based on their severity level. The research results show that the main risk factors in the asphalt production process include component or machine damage, inconsistent quality of raw materials, supply chain uncertainty, human or operator error, and environmental factors such as extreme weather. The risk of failure or damage to the main components of the drying drum and mixing system can cause a decrease in production capacity and increased maintenance costs. Inconsistent quality of raw materials such as aggregate and bitumen can affect the quality of the asphalt produced. Human or operator error as well as environmental factors have a significant impact on the asphalt production process in the AMP unit. This research suggests several mitigation steps to reduce risks, including implementing a maintenance program for AMP components, increasing monitoring of raw material quality, regular training for operators, and developing emergency plans to deal with extreme weather if it occurs. By identifying and managing these risk factors, it is hoped that the Asphalt Mixing Plant unit can increase production efficiency and the quality of the asphalt produced.
IDENTIFIKASI RISIKO PADA PERUSAHAAN ASPHALT MIXING PLANT (AMP) DI WILAYAH BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (RIFKI PRATAMA, 2022)
ANALISA INVESTASI PADA ASPHALT MIXING PLANT (AMP ) PT. NAKHLA SAMPURNA DI KABUPATEN BIREUEN (Mubarik Juli Saputra, 2025)
ANALISA INVESTASI PADA ASPHAL T MIXING PLANT (AMP ) PT. NAKHLA SAMPURNA DI KABUPATEN BIREUEN (Mubarik Juli Saputra, 2025)
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PADA SISTEM PENGANGKUTAN ASPAL HOTMIX SELAMA PROSES PERJALANAN DARI AMP SAMPAI LOKASI PENGHAMPARAN (RIZKI MAULANA, 2018)
KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATAN (Amri Yan Sunanto, 2015)