Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKOKARDIOGRAFI JANTUNG ULAR KOBRA SUMATRA (NAJA SUMATRANA)
Pengarang
KEVIN WARDHANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1702101010132
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra Sumatra. Dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra Sumatra (Naja sumatrana). Ular kobra Sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin Ultrasonografi (USG) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. Pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. Dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra Sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. Hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna.
Kata kunci: Ekokardiografi, jantung, Naja sumatrana
Ekokardiografi merupakan metode diagnosis kesehatan jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang aman dan tidak bersifat invasif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bentuk morfologi dan morfometri jantung ular kobra Sumatra. Dalam penelitian ini menggunakan 2 ekor kobra Sumatra (Naja sumatrana). Ular kobra Sumatra yang sudah dianastesi kemudian diperiksa dengan metode pemeriksaan yang dilakukan menggunakan mesin Ultrasonografi (USG) mindray m6vet, dengan tranduser probe linear pada gelombang 10mhz dengan metode transthoracic dari arah cranial ke caudal. Pencitraan menggunakan brightness mode untuk melihat kompartemen jantung dan motion mode untuk melakukan pengukuran kompartemen. Dari hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa, jantung ular kobra Sumatra yang dicitrakan berbentuk oval dan memanjang dengan kompartemen jantung yang lengkap namun tidak sempurna. Hal ini disebabkan oleh septum intraventrikuler yang memisahkan ventrikel kiri dan kanan tidak dapat memisahnya secara penuh dikarenakan ukuran yang pendek dan bentuk yang tidak sempurna. Kata kunci: Ekokardiografi, jantung, Naja sumatrana
PROFIL PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE SEPTEMBER-OKTOBER TAHUN 2012 (Aulia Rahmatun Nufus, 2015)
EVALUASI EKOKARDIOGRAFI KINERJA JANTUNG KUCING YANG DIANESTESI KOMBINASI KETAMINE-XYLAZINE DAN KETAMINE-DETOMIDINE DENGAN INCISI STANDAR (Elya Adelvina Nasution, 2026)
PROFIL TOTAL ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT PADA ULAR SANCA KEMBANG (MALAYOPYTHON RETICULATUS) LOKAL SUMATERA (RAJA AHMAD KADAFI, 2022)
HUBUNGAN RED BLOOD CELL DISTRIBUTION WIDTH (RDW) DENGAN PARAMETER EKOKARDIOGRAFI FUNGSI VENTRIKEL KIRI PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (SITI ZIKRA YUSTIANDA, 2021)
ASOSIASI VISUALLY MITRAL TRICUSPID OPENING TIMING SCORE (VMT) DENGAN PARAMETER FUNGSI DIASTOLIK STANDAR PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG (Muhammad Rizki, 2023)