Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN DAN RANTING KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA) TERHADAP MORTALITAS DAN PERKEMBANGAN CROCIDOLOMIA PAVONANA F. PADA TANAMAN SAWI
Pengarang
Muhammad Alizar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0151310015
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Muhammad Alizar/0151310015.
Uji Toksisitas Ekstrak Daun dan Ranting Kirinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Mortalitas dan Perkembangan Crocidolomia pavonana Fab. (dibawah bimbingan Hasnah sebagai ketua dan Gina Erida sebagai anggota). C pavonana merupakan salah satu hama dominan pada tanaman sawi, hama ini menyerang tanaman pada saat stadia larva, bila serangan berat maka tanaman sawi akan kehilangnn hasil baik secara kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dari ekstrak daun ranting C. odorata dalam mengendalikan hama C pavonana. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Hama Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, dan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan November 2006. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 8 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, kisaran konsentrasi ekstrak yang digunakan untuk masing-masing faktor (daun dan Ranting) yaitu 30, 60, 90 dan 120 ml L' larutan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis ragam yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 0,05. Peubah yang diamati adalah mortalitas larva, rata-rata waktu kematian larva, persentase pupa yang terbentuk, persentase imago yang muncul dan laju konsumsi larva C pavonana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun dan ranting C odorata berpengaruh terhadap mortalitas dan perkembangan larva C. pavonana pada tanaman sawi. Secara umum setelah aplikasi ekstrak daun dan ranting C odorata mortalitas tertinggi yaitu 73,33 persen pada konsentrasi 120 ml L' larutan, sementara pada bagian daun dan ranting mortalitas tertinggi terjadi pada ekstrak daun sebesar 73,89 persen, dan berbeda nyata dengan bagian ekstrak ranting yaitu 56,67 persen. Rata-rata waktu kematian larva tercepat 3,65 hari pada konsentrasi 120 ml L' larutan, pada bagian daun dan ranting yang diaplikasikan rata-rata waktu kematian tercepat terjadi pada ekstrak daun yaitu 4,05 hari berbeda nyata dengan ekstrak ranting 4,37 hari. Persentase pupa terbentuk terendah yaitu 26,67 persen pada konsentrasi 120 ml L' larutan, kemudian pada bagian daun dan ranting persentase pupa terbentuk terendah terjadi pada ekstrak daun 26, 11 persen berbeda nyata dengan bagian ekstrak ranting yaitu 43,33 persen. Persentase imago yang muncul terendah yaitu 16,67 persen pada konsentrasi 120 ml L' larutan, pada bagian daun dan ranting yang diaplikasikan imago yang muncul terendah terjadi pada ekstrak daun yaitu 21,67 persen dan berbeda nyata dengan ekstrak ranting 36,67 persen dan laju konsumsi terendah yaitu 1,58 larva' cm' hari' pada konsentrasi 120 ml L' larutan, pada bagian daun dan ranting laju konsumsi terendah terjadi pada ekstrak daun 2,50 larva' cm hari' dan tidak berbeda nyata dengan ekstrak ranting yaitu 2,90 larva' cm hari'. Semakin tinggi konsentrasi dari ekstrak C odorata yang diaplikasikan maka mortalitas larva semakin meningkat, rata-rata waktu kematian semakin cepat, pupa dan imago yang muncul semakin sedikit serta laju konsumsi larva C pavonana terus menurun.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEEFEKTIFAN EKSTRAK DAUN PARE (MOMORDICA CHARANTIA) DALAM MENGENDALIKAN CROCJDOLOMIA POVONANA F. PADA TANAMAN SAWI (Nezpi Noza Purnama, 2024)
PENGARUH EKSTRAK DAUN NERIUM OLEANDER TERHADAP PERKEMBANGAN DAN MORTALITAS CROCIDOLOMIA PAVONANA F. PADA TANAMAN SAWI (Elva Yusrida, 2024)
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK DAUN KIRINYUHRN(CHROMOLAENA ODORATA L.) DAN EKSTRAK DAUN GEGARANG (MENTHA PIPERITA) SEBAGAI PENGAWET ALAMI PADA BUAH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.) (RIA VINOLA SEPTHYA SARI, 2022)
KEEFEKTIFAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) TERHADAP CROCIDOLOMIA PAVONANA F PADA TANAMAN SAWI BRASSICA JUNCEA L (Mardiana, 2024)
PEMANFAATAN TEKNIK NANOEMULSI E?KSTRAK DAUN KETUMPANG (TRIDAX PROCUMBENS L.) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI DALAM PENGENDALIAN ULAT KROP (CROCIDOLOMIA PAVONANA F.) PADA TANAMAN SAWI (NOOR AISAH RISKI WULANDARI, 2018)