<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128244">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES TERHADAP KOMPOSISI  KIMIA SILASE BEBERAPA JENIS RUMPUT YANG DITANAMRNBERCAMPUR DENGAN STYLOSANTHES GUYANENSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Surnadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu  penelitian  tentang  Pengaruh  Penambahan  Molases  Terhadap  Komposisi  Kimia  Silase    Beberape    Jenis    Rumput    yang    Ditanam    Bercampur    dengan    Stylosanthes&quot;    telah  dilaksanakan di   UPTD (Unit Pelaksana Tugas Dinas)  Saree Aceh  Besar selama  I  bulan atau 4  minggu yaitu pada bulan Agustus 2005. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  campuran beberapa jenis rumput  terhadap  kualitas  fermentasi  silase  dengan   penambahan  level  molases yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 macam rumput yaitu Rumput  Benggala  (Panicum   maximum)`  rumput  Bd  (Brachiaria  decumbens  I  Signal  grass).  Rumput Lampung (setaria Sphacelata vart. Splendida)  dan   Rumput   Star   grass   (Cynodon Plectostachyus).  Rumput  yang dipakai  dalam   penelitian  ini  ditanam    bercampur dengan  legum Stylosanthes  guyanecis.  Sedangkan  bahan  additive  yang  digunakan   dalam  pembuatan  silase  adalah molases. Metode yang djgunakan dalam penelitian ini adalah  metode  experimental  dengan menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap (RAL)  pola  faktorial  4 x  3  dengan 3  ulangan.  Faktor  pertama  adalah jenis rumput yaitu, Rl  (rumput Benggala + Stylosanthes), R2 ( rumput Lampung  +  Stylosanthes. R3  ( rumput Bd `+  Stylosanthes  dan  R4 ( Rumput Star grass +  Stylasanthes  ).  Faktor kedua terdiri dari 3  level yaitu M I  (0%), M2 (3%) dan M3 (5®/a).  Parameter yang diamati  meliputi  pti,  kadar  bahan  kering.  protein  kasar,  serat  kasar,  kadar  abu  dan  kadar  air  silase.  Analisis sampel  dilakukan  di  Laboratarium  ilmu  Makanan  Ternak Jurusan  Peternakan  Fakultas Pertanian  Unsyiah  Kuala  Darussalam  Banda  Aceh.  Data  dianalisa dengan  sidik  Tagam,  apabila  terdapat  perbedaan   yang  nyata  dilanjutkan  dengan  Uji  Beda  Nyata Terkecil  BNT  (Steel  dan  Torrie.  1080).  Hasil  penelitian   memperlihatkan  hahwa  perbedaan jenis  rumput  berbeda  sangat  nyata {P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128244</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 10:40:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 10:40:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>