<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128230">
 <titleInfo>
  <title>PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS HASIL GALUR PERBAIKAN PADI ACEH TINGGONG PADA LAHAN TEGALAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aisyah Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tinggong merupakan padi lokal yang dibudidayakan oleh petani di wilayah barat daya Aceh.  Padi ini memiliki tekstur nasi pulen dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Terlepas dari keunggulannya, karakteristik tanaman perlu diperbaiki karena arsitektur tanaman tinggi, umur dalam, dan rentan terhadap penyakit BLB (Bacterial Leaf Blight) yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae. Perbaikan padi lokal Tinggong dilakukan dengan memanfaatkan varietas introduksi IRBB27. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas dan kualitas hasil padi turunan tinggong BC4F2 yang ditanam pada lahan tegalan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan (5°34'01.6&quot;LU- 95°22'24.4&quot;BT) dengan ketinggian 7 mdpl, Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh, berlangsung dari bulan November 2023 sampai Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial untuk analisis produktivitas dengan 3 ulangan yang terdiri dari 7 taraf yaitu: P1: T35.7.5.13.5; P2: T35.7.5.16.4; P3: T35.12.8.2.1; P4: T.35.7.3.1.2; P5: T.36.10.3.19.1; P6: T.38.1.4.4.11; dan P7: T35.7.5.1.3. Hasil penelitian menunjukkan galur padi yang memiliki produktivitas terbaik adalah T35.7.5.13.5 dengan potensi hasil 9,33 ton ha-1. Dari segi kualitas hasil, T.35.7.3.1.2 memiliki gabah hampa terendah dengan persentase gabah hampa hanya 2,84% sehingga memenuhi standar SNI. Galur dengan tingkat persentase beras berkapur terendah yaitu T36.10.3.19.1 dengan persentase hanya sebesar 6%. Kadar amilosa beras pada setiap galur tergolong rendah hingga sedang sehingga tergolong dalam kategori beras yang pulen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128230</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 21:33:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 10:19:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>