<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128222">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN SOSIAL DAN EKONOMI NELAYAN PANCING GURITA DI GAMPONG LAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fira Maulida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keterlibatan masyarakat ataupun tokoh masyarakat dalam mengawasi, mengarahkan, memberi, dan menerima pengetahuan menjadi aspek penting dalam mencegah permasalahan sosial yang dihadapi nelayan. Hasil tangkapan yang tidak tetap menyebabkan penghasilan nelayan menjadi tidak menentu. Dengan demikian, diperlukan adanya peran gender dalam meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial dan ekonomi nelayan pancing gurita, dan untuk mengetahui peran gender dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2024 di Gampong Layeun Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode survei, wawancara, dan studi literarur dengan nelayan secara langsung dengan jumlah responden 55 nelayan. Analisis data pada EAFM domain sosial menggunakan skor likert berbasis ordinal 1,2,3 terhadap masing-masing indikator yaitu partisipasi pemangku kepentingan, konflik perikanan, dan pemanfaatan pengetahuan lokal. Pada ekonomi menggunakan analisis pendapatan nelayan. Pada peran gender menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada domain sosial menunjukkan bahwa status pengelolaan perikanan di Gampong Layeun berdasarkan nilai agregat EAFM memperoleh skor 86,67 dengan visualisai flag modeling berwarna hijau yang menunjukkan bahwa domain sosial berada dalam kondisi sangat baik. Ekonomi nelayan yang dimana total biaya tetap sebesar Rp. 724.545, total biaya tidak tetap Rp. 3.191.091, dan pendapatan sebesar Rp. 4.002.064 per bulan. Peran gender berdasarkan usia laki-laki yaitu 25-40 tahun sebesar 45%, perempuan sebesar 56%. Tingkat pendidikan laki laki yaitu SMA sebesar 38%, perempuan yaitu SMA sebesar 40%. Kegiatan produktif suami 80% istri 20%. Kegiatan reproduktif suami 15%, istri 85%. Kegiatan komunitas (sosial) suami 71% istri 29%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa nelayan pancing gurita yang berada di Gampong Layeun memiliki perekonomian yang dapat ditingkatkan dengan adanya peran gender dalam keluarga dan status pengelolaan perikanan yang sangat baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Sosial dan Ekonomi, Peran Gender, Pancing Gurita, Gampong Layeun</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128222</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 17:44:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 09:41:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>