<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128221">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEMAMPUAN PROFESIONAL AUDITOR INTERNAL PEMERINTAH TERHÅDAP KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN APBD KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Wuri Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Sebagai perwujudan dari pelaksanaan akuntabilitas publik, pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun Laporan Keuangan. Laporan Keuangan tersebut pada dasarnya merupakan asersi atau pernyataan dari pihak manajemen pemerintah daerah yang menginformas ikan kepada pihak lain, yaitu para pemangku kepentingan yang ada tentang kondisi keuangan pemerintah daerah . Dalam hal ini, tentunya manajemen pemerintah daerahlah yang tahu lebih banyak tentang kondisi keuangan yang  sesungguhnya terjadi. Sementara itu pihak luar pemerintahan tahu lebih sedikit atau bahkan tidak tahu sama sekali tentang kondisi sesungguhnya. Untuk melindungi para pengguna laporan keuangan yang tidak tahu banyak tentang kondisi sesungguhnya di pemerintah daerah dari kemungkinan manipulasi dalam  laporan keuangan maka diperlukan jasa profesi pihak yang independen. Pihak tersebut  harus profesional, netral/independen,  melindungi kepentingan para pengguna laporan,  terperca ya, tidak bisa disuap clan sangat menjunjung tinggi etika profesi. Pihak itulah yang dise but auditor. Dari hasil penelitian, persamaan akhir yaitu Y = 2,874 + 0,128 X1 + 0,462 X2.  Dari persamaan tersebut ternyata variabel independen X2 (Ketelitian Melaksanakan Tugas Secara Profesional) yang memiliki koefisien regresi lebih besar pengaruhnya terhadap Keefektifan Pelaksanaan APBD yaitu sebesar 0,462 %. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,988 yang menggambarkan bahwa variabel independen XI clan X2 sangat erat hubungannya terhadap variabel dependen Y yaitu sebesar 98,8 %.  Koefisien determinan (R) berilai 0,975 menunjukkan bahwa variabel independen XI dan X2 mampu mempengaruhi Keefektifan Pelaksanaan APBD sebesar 97,5 % dan sisanya sebesar 2,5 % di pengaruhi oleh variabel lainnya diluar model  penelitian ini.  Berdasarkan hasil analisis Regresi Linier Berganda maka hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah menerima Ha (Hipotesis altemalif) yaitu adan ya pengaruh kemampuan profesional auditor internal pemerintah terhadap keefektifan pelaksanaan APBD Kota Banda Aceh. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 17:38:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 17:38:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>