<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128210">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH KOTA BANDA ACEH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERLAKUKAN UU NO. 34 TAHUN 2000</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  dalam  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui   perbedaan  penerimaan pajak  daerah  sebelum dan  sesudah  diberlakukan  UU No.34  Tahun  2000.&#13;
Penelitian ini  dilaksanakan di Banda Aceh dengan objek penelitian adalah  Kantor&#13;
Dinas Pendapatan Daerah. Fokus penelitian terbatas pada data dan informasi mengenai pajak daerah  dan upaya-upaya peningkatan pajak daerah  meliputi  peluang, tantangan. kelemahan dan informasi tambahan mengenai gambaran umum Kota Banda Aceh, klasifikasi, prosedur dan kebijakan pemungutan pajak daerah&#13;
Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  pajak daerah berdasarkan Undang-undang&#13;
Nomor  34  Tahun  2000  terbagi  dalam  dua  katagori,  yaitu  pajak provinsi  dan  pajak kabupaten/kota.  Pembagian  ini  dilakukan sesuai  dengan kewenangan  pengenaan dan pemungutan masing-masing jenis  pajak  daerah pada wilayah  adminitrasi  provinsi  atau kabupaten/kota yang bersangkutan  Hasil penelitian dengan menggunakan uji t-tes menunjukkan  bahwa t   hitung dari  output adalah sebesar  1,373  lebih  kecil dari t  tabel sebesar  2.4469 sehingga dapat  disimpulkan  bahwa  Ho dalam  penelitian  ini  diterima artinya  tidak  terdapat  perbedaan penerimaan    pajak   daerah   sebelum    dan   sesndah diberlakukan   UU No.34  Tahun  2000.&#13;
Diharapkan  kepada Pemerintah  Kota  Banda Aceh agar  mampu  meningkatkan&#13;
sumber  pendapatannya  terutama  dari   penerimaan  pajak  daerah  dengan  mencari berbagai sumber-sumber yang  potensial apalagi  setelah diberlakukannya  UU.  No  34 tahun 2000. Diharapkan kepada pemerintah Kota Banda Aceh untuk menghindari kebocoran-kebocoran  dana atau  KKN setiap  melakukan  pemungutan  pajak,  sehingga dana dari  penerimaan pajak yang diterima benar-benar masuk kedalam kas daerah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TAXES - ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <classification>657.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128210</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 15:57:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 16:15:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>