TINJAUAN PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE IRIGASI TEKNIS KRUENG MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE IRIGASI TEKNIS KRUENG MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Yusnardi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101020162

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.52

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Daerah lrigasi Krueng Meureudu terletak di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya yang berjarak 160 km dari lbukota Provinsi Aceh. Tujuan studi ini adalah menghasilkan perencanaan saluran drainase daerah lrigasi Meureudu, sehingga dengan adanya perencanaan ini diharapkan jaringan irigasi menjadi baik dan produksi pertanian akan lebih meningkat serta pendapatan masyarakat juga akan meningkat. Ruang lingkup penulisan meliputi perhitungan evapotranspirasi potensial, curah hujan rencana, debit pembuang rcncana (modulus drainase), layout pcmbuang, jaringan saluran pembuang dan dimensi saluran pembuang. Metode yang digunakan disesuaikan dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum untuk analisa kebutuhan air, jaringan irigasi, debit pembuang rencana dan dimensi saluran. Evapotranspirasi potensial dihitung dengan metode Penman modifikasi, dengan hasil berkisar 3,954 sampai dengan 4,557 mm/hari. Kebutuhan air untuk penyiapan lahan terbesar 10,17 mm/hari terkecil 9.68 mm/hari. Luas sawah 1.727,90 ha dengan menggunakan pola tanam padi-padi-palawija yang menggunakan 24 alternatif. Curah hujan efektif padi berkisar 0,64 sampai dengan 2,95 mm/hari dan curah hujan efektif untuk palawija berkisar 0,84 sampai dengan 3,97 mm/hari. dan Perkolasi asumsikan 2 mm/hari karena tidak ada data tanah. Curah hujan pada periode 5 tahun sebesar 155.619 mm/hari. Kebutuhan air maksimum untuk sawah 1.727,90 ha sebesar 2,072 It/dtk/ha dengan debit pengambilan sebesar 0,636 m'/dtk. Saluran yang direncanakan merupakan saluran pasangan batu dan pasangan tanah dengan bentuk saluran adalah trapesium. Direncanakan saluran pembuang sekunder 10 saluran dan saluran pembuang tersier 6 saluran. Dimensi saluran pembuang sekunder berkisar 0,6 sampai 1,00 m dengan ketinggian saluran berkisar 0,40 sampai 0,70 m. Sedangkan dimensi saluran pembuang tersier 0,60 sampai 0,80 m dengan ketinggian saluran bcrk.isar 0,40 sampai 0,60 m.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK