<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128173">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE IRIGASI TEKNIS KRUENG MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusnardi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  Daerah lrigasi Krueng Meureudu terletak di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya yang berjarak 160 km dari lbukota Provinsi Aceh. Tujuan studi ini adalah menghasilkan perencanaan saluran drainase daerah lrigasi Meureudu, sehingga dengan adanya perencanaan ini diharapkan jaringan irigasi menjadi baik dan produksi pertanian akan lebih meningkat serta pendapatan masyarakat juga akan meningkat. Ruang lingkup penulisan meliputi perhitungan evapotranspirasi potensial,  curah hujan rencana, debit pembuang rcncana (modulus drainase), layout pcmbuang,  jaringan saluran pembuang dan dimensi saluran pembuang. Metode yang digunakan  disesuaikan dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum  untuk analisa kebutuhan air, jaringan irigasi, debit pembuang rencana dan dimensi  saluran. Evapotranspirasi potensial dihitung dengan metode Penman modifikasi, dengan hasil berkisar 3,954 sampai dengan 4,557 mm/hari. Kebutuhan air untuk penyiapan lahan terbesar 10,17 mm/hari  terkecil 9.68 mm/hari. Luas sawah 1.727,90 ha dengan menggunakan pola tanam padi-padi-palawija yang menggunakan 24 alternatif. Curah hujan efektif padi berkisar 0,64 sampai dengan 2,95 mm/hari dan curah hujan efektif untuk palawija berkisar 0,84 sampai dengan 3,97 mm/hari.  dan  Perkolasi asumsikan 2 mm/hari karena tidak ada data tanah. Curah hujan pada periode 5 tahun sebesar 155.619 mm/hari. Kebutuhan air maksimum untuk sawah 1.727,90 ha sebesar 2,072 It/dtk/ha dengan debit pengambilan sebesar 0,636 m'/dtk. Saluran yang direncanakan merupakan saluran pasangan batu dan pasangan tanah dengan bentuk saluran adalah trapesium. Direncanakan saluran pembuang sekunder  10 saluran dan saluran pembuang tersier 6 saluran. Dimensi saluran pembuang sekunder berkisar 0,6 sampai 1,00 m dengan ketinggian saluran berkisar 0,40 sampai 0,70 m. Sedangkan dimensi saluran pembuang tersier 0,60 sampai 0,80 m dengan  ketinggian saluran bcrk.isar 0,40 sampai 0,60 m.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IRRIGATION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.52</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128173</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 10:50:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-19 11:39:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>