<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12811">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN UJI  AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA FLAVONOID DARI BUAH ANDALIMAN (ZANTHOXYLUM ACANTHOPODIUM. DC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ova Selly Yanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata Kunci : isolasi, senyawa flavonoid, buah andaliam&#13;
Telah dilakukan penelitian tentang “Isolasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa  Flavonoid dari Buah Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium. DC)” untuk  mengetahui  golongan  flavonoid buah andaliman dan aktivitas antioksidannya. Sampel yang digunakan pada penelitian ini buah mengkal andaliman seberat 3,5 kg yang diperoleh dari kampung Weh Ilang Kecamatan Pegasing Aceh Tengah. Sampel disortasi dan dibersihkan kemudian dikeringkan di udara terbuka agar mudah menjadikannya serbuk yang kemudian di maserasi menggunakan pelarut etanol 5 liter selama 3x24 jam. Ekstrak buah andaliman hasil evaporasi diperoleh seberat 265,5 g. Ekstrak pekat etil asetat sebanyak 53,5 g diperoleh dari 100 g ekstrak etanol hasil fraksinasi. Skrining  fitokimia  menunjukkan  adanya  senyawa  flavonoid berwarna  merah  muda  pudar dan kuning  pada  ekstrak  etanol dan etil asetat. Eluen pada uji KLT diperoleh campuran n-heksan: etil asetat 8:2 v/v yang  menghasilkan 6 noda dengan RF  yang  berbeda.  Hasil kromatografi kolom diperoleh 117 fraksi etanol dan 130 fraksi  etil  asetat, dilakukan KLT dan bagi fraksi yang memiliki pola noda yang sama digabungkan  dan diuji  skrining  fitokimia  lanjutan sehingga diperoleh  ekstrak  hasil  evaporasi  fraksi etanol sebanyak 4,98 dan 4,54 g fraksi etil asetat. Hasil analisis dengan menggunakan FTIR diduga buah andaliman mengandung krisin turunan  senyawa  flavon  yang  berpotensi  sebagai antioksidan.  Aktivitas antioksidan buah andaliman dengan berat 400 mg fraksi etanol  memperoleh  persentase  sebasar  40,2%  dan  aktivitas  antioksidan dari fraksi etil asetat  seberat  500 mg  memperoleh  persentase  sebesar  37,3%.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-03-09 13:58:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-22 10:16:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>