DESAIN BAK PENGAYAK UNTUK PEMISAHAN BIJI DAN KULIT PADA MESIN PENGUPAS BIJI DAN KULIT LUAR MELINJO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DESAIN BAK PENGAYAK UNTUK PEMISAHAN BIJI DAN KULIT PADA MESIN PENGUPAS BIJI DAN KULIT LUAR MELINJO


Pengarang

Fitriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305106010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses pengupasan biji melinjo pada saat ini masih dilakukan secara manual, yaitu dikupas dengan tangan yang dilakukan dengan menggunakan benda tajam (pisau). Teknik ini dirasakan tidak efektif karena memerlukan waktu yang
cukup lama dan tenaga yang besar. Selain proses pengupasan, proses pemisahan kulit dan biji juga merupakan persoalan yang harus mampu diselesaikan tidak secara manual. Untuk itu diperlukan suatu alat bantu atau mesin yang dapat melakukan pekerjaan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk. merancang bak pengayak pemisah biji dengan kulit luar melinjo, sehingga dapat bermanfaat dalam menghasilkan mekanisme pemisah antara biji dan kulit luar melinjo yang efektif pada mesin pengupas kulit luar melinjo. Metode penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu menentukan kriteria desain, pendekatan fungsional, pendekatan struktural, analisa teknik dan prosedur penelitian.
Secara fungsional dan struktural mekanisme pemisahan melinjo pada
mesin pengupas melinjo terbagi atas 3 sistem yaitu : (1) sistem getar, berfungsi untuk mengerakkan bak pengayak, sehingga biji dan kulit melinjo akan mudah terpisah. Sistem getar ini terdiri dari nok/ cam, poros dan bantalan. Nok terbuat dari bantalan yang bekerja dengan menggunakan mekanisme cam, poros terbuat dari baja batang dengan panjang 350 mm dan diameter 20 mm, dan bantalan terbuat dari paduan logam. (2) sistem transmisi tenaga, berfungsi sebagai penyalur tenaga. Sabuk yang digunakan pada mesin ini adalah sabuk-V dengan ukuran A57
dan A61. Terdapat juga 2 pully yang berukuran 12 dan 3 inchi yang terletak pada motor penggerak dan poros bale pengayak. (3) bak pengayak. Bak pengayak ini dirancang dengan dua tingkatan yaitu pada tingkatan pertama terdapat saringan yang berfungsi untuk memisahkan biji melinjo dengan kulit luar, kemudian pada tingk:atan yang kedua terdapat juga saringan yang berfungsi sebagai pemisahan biji melinjo dengan kulit yang berbentuk potongan kecil dari pengupasan. Bak pengayak terbuat dari plat 3 mm berbentuk persegi panjang, dengan uku.ran panjang 90 cm dan Jebamya 37 cm. Rangka bak pengayak dibuat dari besi siku 40 x 40 pada bagian tengah bale pengayak dipasang ayakan atau saringan. Bak pengayak dipasang dengan kemiringan 12,5 0 karena kemiringan itulah yang menentukan biji bergulir dengan baik.
Alat ini diuji dengan menggunakan kecepatan putaran sebesar 500 rpm,
550 rpm dan 600 rpm. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali dengan berat biji melinjo sebesar 200 gram selama 9 kali ulangan. Persentase pemisahan
terbaik 91 % diperoleh pada kecepatan putaran 550 Rpm.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK