PENGARUH PENGAWASAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAI BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) NAD | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGAWASAN DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PEGAWAI BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) NAD


Pengarang

Samsul Bahri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0401102010040

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Variabel-variabel yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 yaitu variabel yang berasal dari diri karayawan, variabel yang berasal dari organisasi atau perusahaan tersebut dan variabel yang berasal dari lingkungan ekstemal. Dalam usaha peningkatan produktivitas pegawai pihak pimpinan harus senantiasa memperhatikan 3 jenis variabel tersebut secara lebih rinci dan mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan dan budaya kerja terhadap produktivitas kerja karyawan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Dimana variabel pengawasan dan budaya kerja berasal dari merupakan variabel yang organisasi tersebut yang harus senantiasa diperhatiakan dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas pegawai. Penelitian ini dilakukan pada organisasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah pengaruh pengawasan budaya kerja terhadap produktivitas kerja pegawai Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dengan jumlah responden sebanyak 97 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 7.589, sedangkan Ftabel pada tingkat signifikan co =,5 % adalah sebesar 3.0933. Hal ini menunjukkan bahwa Fhitung> Ftabel, dengan tingkat sifnifikan sebesar 0.001. Dengan demikian hasil perhitungan ini dapat diambil keputusan bahwa hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan dapat diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, artinya bahwa pengawasan (X1) dan budaya kerja (X2), berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Berdasarkan hasil analisis atas variabel pengawasan dan budaya terhadap produktivitas kerja pegawai diperoleh koefisien determinasi sebesar 0. 139, artinya perubahan-perubahan dalam variabel produktivitas kerja pegawai pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dapat dijelaskan oleh variabel pengawasan dan budaya kerja hanya sebesar 12.1 %. Masih terdapat 86.1 % lainnya perubahan produktivitas kerja karyawan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK