<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128087">
 <titleInfo>
  <title>UJI ORGANOLEPTIK KERIPIK PARU PADA BERBAGAI WAKTU SIMPAN AKIBAT PENAMBAHAN PERSENTASE BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jamaluddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
&#13;
Suatu penelitian tentang Uji Organoleptik Keripik Paru Pada Berbagai Waktu Simpan Akibat Penambahan Persentase Bawang Putih (Allum satrvum), telah dilakukan di Laboratorium Pengolahan Daging dan Ikan Jurusan Petemakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, sejak bulan April sampai dengan bulan Juni 2008  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati bagaimana pengaruh persentase  penggunaan bawang putih terhadap daya simpan keripik paru . Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL ) Faktorial 53 dimana A adalah persentase bawang putih dengan 5 level yaitu (a) kontrol, (a) bawang putih 10%, (a) bawang putih 15%, (a) bawang putih 20% dan (a,) bawang putih 25%. Sedangkan faktor B adalah daya simpan yang terdiri dari 3 level yaitu (b) 15 hari,  (b;) 30 hari dan (b,) 45 hari. Untuk masing-masing perlakuan diberikan ulangan 2 kali, dengan demikian terdapat 30 unit percobaan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Ujj Organoleptik meliputi Warna, Penampakan, Rasa dan  Kerenyahan pada masing-masing waktu simpan Uji organoleptik yang ditakukan  terhadap keripik paru adalah menggunakan uji skala hedonik.Uji ini menggunakan  25 orang panelis tidak terlatih dimana  15 orang pria dan 10 orang wanita. Jumlah sampel yang diberikan kepada panelis adalah 2 sampel setiap perlakuan Analisis data menggunakan sidik ragam. Apabila berpengaruh nyata akan dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji BNT Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dan lama penyimpanan keripik paru berpengaruh sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128087</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 15:19:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 15:19:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>