KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH-TANAH SALIN DI DAERAH KRUENG RAYA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH-TANAH SALIN DI DAERAH KRUENG RAYA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Ida Royani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101020040

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN IDA ROYANI. Karakteristik dan Klasifikasi Tanah-tanah Salin di Daerah Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar (Di bawah bimbingan Zainabun sebagai ketua dan Teti Arabia sebagai anggota). Penelitian ini bertujuan: mengklasifikasikan tanah satin menurut Taksonomi Tanah (Soil Survey Staff, 2006) yang terdapat di Kemukiman Krueng Raya hingga taksa famili; dan untuk mengetahui karakteristik tanah salin di Kemukiman Krueng Raya. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati tiga pedon, diambil berdasarkan perbedaan vegetasi yang tumbuh di atasnya (bakau, nipah dan semak halophyta) kemudian diamati sifat morfologinya di lapangan. Bahan tanah diambil dari tiap-tiap horison pada semua pedon, serta dianalisis sifat fisika, kimia, dan mineralogi. Pada pedon IRI di semua horison bertekstur liat dengan kelas besar butir halus. Pada pedon IR2 tekstur tanah pada horison Bt lempung liat berpasir dengan kelas besar butir berlempung halus dan pada pedon lR3 horison Bt bertekstur lempung dengan kelas besar butir berlempung kasar. Pada semua pedon di lokasi penelitian terdapat adanya penambahan liat sehingga tennasuk ke dalam horison argilik, kecuali pedon IR3 yang merupakan horison natrik.Reaksi Tanah (pH) berbanding lurus dengan kejenuhan basa (KB), pada lokasi penelitian KB dan pH sama-sama tinggi pada semua horison kecuali padapedon IRI horison AB. Di daerah penelitian terdapat pH, OHL, kejenuhan Na danSAR (tinggi) yang merupakan ciri khas dari daerah salin. Nilai asam-asam dapat ditukar di lokasi penelitian hanya terdapat pada pedon IR I horison BA yaitu hidrogen 1,76 cmol (+) kg1 dan kation alumunium 1,44 cmol (+) kg1, karena pada horison tersebut pH nya rend.ah (5.00) dan disamping itu mempunyai liat masam. Pada semua pedon mineral mudah lapuk > 10 % (tanah belum tua) termasuk kesuburannya masih tinggi. Setiap pedon pada wnumnya didominasi oleh mineral Smcktil (Montmorilonit), Kaolinit (sedidit), Illit (sedikit), Kuarsa serta Klorit(sedikit).Epipedon penciri tanah pada pedon IR I dalam epipedon mollik. Epipedon penciri tanah pada IR2 dan IR3 termasuk okhrik. Di lokasi penelitian termasuk ke ditemui horison penciri bawah yaitu argilik, natrik dan salik. Di daerah penelitian terdapat rejim kelembaban akuik, dengan regim suhu tanah yaitu isohipertermik. Pedon IR I, IR2 dan IR3 pada tingkat ordo memenuhi syarat sebagai Alfisol, pada tingkat subordo termasuk Aqualf. Pedon IRI pada tingkat great group termasuk Endoaqualf, sedangkan IR2 termasuk Epiaqualf. Pedon IRI Pada tingkat sub gruptermasuk Mollie Endooqualf sedangkan pada pedon IR2 termasuk Typic Epiaqualf. Famili tanah pedon IRl termasuk ke dalam Mollie Endooqualf, halus, campuran, sohipertermik, sedangkan pedon IR2 termasuk kedalam Typie Epiaqualf, berlempung halus, campuran, isohipertermik. Pedon IR3 pada kategori great group termasuk Natraqualf, pada tingkat subgrup termasuk Typie Natrraqualf. Famili tanah termasuk ke dalam Tpic Natraqualf, berlempung kasar, campuran, isohipertermik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK