<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128070">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI EKSTRAK METANOL BABADOTANRN(AGERATUM CONYZOIDES L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BEBERAPARNJENIS GULMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amina Fatiyah Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengendalian gulma umumnya dilakukan dengan menggunakan herbisida sintetik, namun&#13;
penggunaan herbisida dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dalam upaya&#13;
mengurangi penggunaan herbisida banyak penelitian yang mengembangkan penggunaan&#13;
bioherbisida yang berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa alelopati.Babadotan&#13;
(Ageratum conyzoides L.) adalah tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bioherbisida&#13;
karena mengandung senyawa alelopati. Pelarut metanol salah satu pelarut universal yang&#13;
dapat melarutkan analit yang bersifat polar sehingga pelarut tersebut sangat baik&#13;
digunakan dalam proses ekstraksi. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui peran dan&#13;
berapakah konsentrasi terbaik ekstrak metanol babadotan terhadap pertumbuhan gulma&#13;
Teki, Brambangan, dan Rumput kerbau. Penelitian ini berlangsung dari Desember 2023&#13;
hingga Maret 2024 di Laboratorium Ilmu Gulma Departemen Agroteknologi Fakultas&#13;
Pertanian, Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian Departemen Teknologi&#13;
Hasil Pertanian Fakultas Pertanian, Laboratorium Kimia Organik Departemen Kimia&#13;
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebun Percobaan Fakultas&#13;
Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Rancangan yang digunakan adalah&#13;
Rancangan Acak Lengkap pola Non Faktorial dengan 3 ulangan dan menggunakan 3 jenis&#13;
gulma, yaitu : Teki, Brambangan dan Rumput kerbau. Perlakuan terdiri dari kontrol&#13;
Aquades, konsentrasi ekstrak metanol babadotan 10%, 20% dan 30%. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa ekstrak metanol babadotan konsentrasi 30% perpengaruh nyata&#13;
terhadap jumlah daun dan kadar klorofil serta berpengaruh sangat nyata terhadap bobot&#13;
basah dan persentase pengendalian gulma Teki. Perlakuan tersebut mampu menghambat&#13;
pertumbuhan gulma Teki dengan persentase keracunan sebesar 12,67% termasuk kategori&#13;
efek ringan pada 28 HSA. Ekstrak metanol babadotan konsentrasi 30% berpengaruh nyata&#13;
terhadap tinggi, kadar klorofil dan bobot kering serta berpengaruh sangat nyata terhadap&#13;
jumlah daun, bobot basah dan persentase pengendalian gulma Brambangan. Perlakuan&#13;
tersebut mampu menghambat pertumbuhan gulma Brambangan dengan persentase&#13;
keracunan sebesar 43,89% termasuk kategori efek sedang pada 14 HSA. Ekstrak metanol&#13;
babadotan konsentrasi 30% berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi, jumlah daun, kadar&#13;
klorofil, bobot basah, bobot kering, dan persentase pengendalian gulma Rumput kerbau.&#13;
Perlakuan tersebut mampu menghambat pertumbuhan gulma Rumput kerbau dengan&#13;
persentase keracunan sebesar 61,67% termasuk kategori efek berat pada 28 HSA.&#13;
Perlakuan ekstrak metanol babadotan konsentrasi 30% adalah perlakuan terbaik dalam&#13;
mengendalikan gulma Teki, Brambangan dan Rumput kerbau.&#13;
Kata Kunci : Ageratum conyzoides L., Metanol, Cyperus rotundus, Commelina diffusa, Paspalum conjugatum</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128070</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:56:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 14:20:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>