<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128066">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI VIRTUAL TRY-ON PADA PRODUK PAKAIAN MENGGUNAKAN METODE DEEP LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nurhidayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan pertumbuhan&#13;
e-commerce tertinggi di dunia menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika pada&#13;
tahun 2019. Hal ini dibuktikan dengan 85% transaksi e-commerce dilakukan oleh&#13;
pengguna mulai dari rentang usia 18 hingga 35 tahun yang cenderung membeli produk&#13;
pakaian dan kecantikan. Tantangan pun muncul ketika pengguna hendak membeli&#13;
produk pakaian melalui platform e-commerce, konsumen tidak dapat mencoba produk&#13;
secara langsung sebelum melakukan pembelian. Hal ini menciptakan masalah berupa&#13;
ketidakpastian mengenai ukuran, potongan pakaian, dan kecocokan pakaian terhadap&#13;
tubuh pengguna. Inilah yang menjadi salah satu pendorong munculnya teknologi&#13;
virtual try-on. Virtual try-on akan memudahkan pengguna dalam mencoba produk&#13;
pakaian secara tidak langsung di dunia e-commerce. Pembangunan model virtual&#13;
try-on dilakukan dengan menggunakan metode deep learning khususnya Convolutional&#13;
Neural Network, segmentasi, dan Generative Adversarial Network. Terdapat beberapa&#13;
tahapan dalam pembangunan model virtual try-on yang dimulai dari melakukan body&#13;
parsing, estimasi bentuk pakaian, penyesuaian bentuk pakaian terhadap geometri tubuh&#13;
model, dan tahapan sintesis pakaian serta inpainting. Hasil dari pembangunan model&#13;
virtual try-on dievaluasi dengan memperhatikan nilai akurasi yang didapatkan dan hasil&#13;
visual yang ditampilkan. Akurasi dihitung dengan menggunakan Structural Similarity&#13;
(SSIM) score dan Inception Score (IS) score. Model dengan akurasi terbaik dilatih&#13;
dengan hyperparameter batch size 3, learning rate 0.0002, epoch 20 dengan 1000&#13;
jumlah data. Nilai SSIM yang didapatkan oleh model ini yaitu 0.7951 dan nilai IS&#13;
score yang didapatkan yaitu 2.2008. Nilai all_loss_G dan all_loss_D yang diperoleh&#13;
selama proses pelatihan adalah 31.2537 dan 2.0115. Hasil visualisasi yang didapatkan&#13;
cukup baik dimana pakaian tujuan berhasil menutupi area tubuh model pada tahapan&#13;
inferensi. Hasil inferensi virtual try-on kemudian diimplementasikan melalui web&#13;
sederhana yang dibangun menggunakan Flask dengan model terbaik.&#13;
Kata kunci : Virtual Try-On, Convolutional Neural Networks, Segmentasi, Generative&#13;
Adversarial Network, SSIM Score, IS Score&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128066</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:48:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 14:17:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>