<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128056">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  KINERJA  PADA  BANGUNAN SALURAN SEKUNDER MEUNARA DI DAERAH IRIGASI KRUENG JREUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tri Anna Wahyunita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kinerja   sistem     irigasi  dapat   dinilai  secara  langsung  dengan   melihat kondisi  saluran  dan bangunan  bagi yang  mengalami  kerusakan  maupun  karatan pada  pintu  sadap  yang  mengakibatkan  kurang  berfungsi   bahkan  tidak  dapat berfungsi  lagi  seperti  biasanya.    Secara tidak  langsung  dengan  melihat  adanya penyimpangan koefisien debit bangunan  bagi.  Penyimpangan  nilai koefisien debit dapat  terjadi  akibat  kerusakan-kerusakan fisiknya  yang  menyebabkan bangunan bagi atau bangunan kontrol tidak berfungsi dengan baik.&#13;
Tujuan   penelitian    ini   adalah    :      mengetahui    kinerja   bangunan   bagi&#13;
berdasrkan kondisi fisik dan koefisien debit suatu bangunan bagi.&#13;
Penelitian   ini dilaksanakan,   dengan   menggunakan  metode   survey,   di Daerah Irigasi Krueog Jreue Kabupaten  Aceh Besar pada tahun 2009. D.I Krueng Jreue merupakan  irigasi teknis dengan luas  ± 3100 ha, yang sumber airnya berasal dari Krueng  Lamkareung.  Data  yang  diamati  meliputi  geometri  bangunan  bagi (BMI, BM2 dan BM3) dan saluran, serta kedalaman  aliran untuk menghitung  :&#13;
hidrograf saluran,  kecepatan  dan kedalaman  aliran, dan koefisien  debit. Analisis&#13;
data menggunakan  indikator-indikator pemeliharaan  bangunan bagi.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa,  rendahnya  k:inerja bangunan  bagi disebabkan  adanya kerusakan fisik:nya.   Indeks pemeliharaan  rata-rata kurang dari&#13;
0,55 dan adanya penyimpangan koefisien debit&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:20:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:20:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>