<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128052">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  DEBIT  REMBESAN  AIR  PADA  SALURAN DRAINASE   BERPORI  PADA  TANAH   GAMBUT  DI  DESA  SUAK  SEUKE  ACEH  BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erita Nurdin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyebaran  lahan gambut di Indonesia beberapa  bagian dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Untuk mengatasi drainase yang sering terjadi genangan atau pengembangan  pada daerah tersebut dengan membuat suatu bentuk drainase yang dilapisi dan diberi  lubang pada sisi dindingnya.  Fungsi dinding  yang  berlubang pada  saluran  ini  akan  mampu  menyimpan   air  masuk  ke  dalam  lewat  tubang dinding saluran dan dibuang kembali pada saat muka air laut mulai surut.&#13;
Pembuatan  saluran drainase berpori  pada tanah gambut  mampu menyerap&#13;
air  sehingga tidak  terjadi  limpasan  air  tanah.  Saluran  drainase  yang  dirancang merupakan   saluran   drainase   berpori   terbuka   berbentuk   trapesium.   Pori-pori tersebut  berfungsi  untuk  menyimpan  air  masuk  ke  dalam  tanah  lewat  tubang sehingga dapat mempertahankan  kelembaban tanah gambut.&#13;
Tujuan  penelitian   ini  adatah   untuk   mengetahui  jumlah   rembesan   air kedalam   tanah   gambut   dari   saluran   berpori   dan   untuk   mengetahui  jumlah rembesan  air  dari  tanah  gambut  ke  saluran  drainase   berpori,  sehingga  dapat menunjang penangulangan  genangan air di tanah gambut.&#13;
Penelitian    ini    menggunakan    seepage    tank   untuk   mengamati    debit&#13;
rembesan yang terjadi ditanah gambut dan dilengkapi dengan 3  pipa yang terletak dikiri  dan  kanan  untuk  melihat  tinggi  permukaan  air  tanah.  Perhitungan  debit rembesan  air  dengan  mengunakan  hukum  Darcy  saat  air  menuju  saluran  pada pasang  pertama  dengan  lama waktu selama  12 jam  Q= 22,663.10 -3cm 3/det dan debit rembesan yang dihasilkan pada waktu ke 24 jam yaitu pasang ke dua sebesar Q= 42,019.10-3cm 3/det. Perhitungan debit  rembesan  air dengan  menggunakan hukum darcy yang menuju  kedalam tanah apabila air meninggalkan  saluran untuk&#13;
pasang pertama dengan  lama waktu  12 jam sebesar Q = 21,248.10-3 cm3 3/det dan rembesan  yang  dihasilkan  pada  pasang  kedua  sebesar  Q =  1,249.10-3  cm3/det,&#13;
Perhitungan  debit dengan mengunakan  rumus manning saat air rembesan  menuju saluran pada pasang pertama menghasilkan  debit Q = 54,216 cm 3/det .sedangkan pada   pasang   kedua   debit   yang   dihasilkan   sebesar   Q  =   135.531    cm3 /det.&#13;
Perhitungan debit dengan mengunakan rumus manning saat air rembesan meninggalkan   saluran  pada  pasang  pertama  menghasilkan   debit  Q  = 39,578 cm3/det, sedangkan debit yang dihasilkan pada pasang kedua Q=  0,510 cm3/det.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128052</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:13:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 11:13:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>