ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) MELALUI KELOMPOK KERJA GURU (KKG) DI SD NEGERI SE KECAMATAN BABAHROT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) MELALUI KELOMPOK KERJA GURU (KKG) DI SD NEGERI SE KECAMATAN BABAHROT


Pengarang

Tasrullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Murniati AR - 196005071986022001 - Dosen Pembimbing I
Khairuddin - 195903111985031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2209200050053

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.711

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM PENGEMBANGAN
KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) MELALUI
KELOMPOK KERJA GURU (KKG) DI SD NEGERI
SE KECAMATAN BABAHROT

Oleh : Tasrullah
NPM : 2209200050053
Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd.
2. Dr. Khairuddin, M. Pd.

ABSTRAK
Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru adalah suatu proses kegiatan guru secara sistematis dengan memeriksa dan menilai atau refleksi guru setelah berlangsungnya kegiatan belajar mengajar untuk membenahi segala kekurangan yang berfungsi untuk meningkatkan profesionalitas guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen, pelaksanaan, dan hambatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) di SD Negeri se Kecamatan Babahrot. Pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualiatatif dengan jenis penelitian deskriptif. subjek penelitian dalam ini adalah guru kelas yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 7 orang guru kelas yang tergabung dalam kelompok kerja guru (KKG) tingkat sekolah dasar di Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya, 7 orang kepala sekolah, dan 1 orang pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah teknik observasi, wawancara (interview) dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Manajemen program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) di SD Negeri se Kecamatan Babahrot secara keseluruhan belum dilaksanakan secara maksimal. Untuk indikator perencanaan dan pengorganisasian sudah baik, namun pertanggungjawaban program yang memuat laporan kegiatan KKG masih belum sesuai kriteria. Untuk indikator evaluasi dan tindak lanjut sudah dilaksanakan dengan baik. 2) Pelaksanaaan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) di SD Negeri se Kecamatan Babahrot belum berjalan dengan maksimal. Terbatasnya sarana prasarana, akses internet dan keterampilan dalam menggunakan teknologi menghambat partisipasi guru dalam kegiatan KKG. 3) Hambatan dalam pelaksanaan Program PKB di SD Negeri se Kecamatan Babahrot yaitu mengkoordinasikan jadwal KKG, terbatasnya dana atau sumber daya, kesulitan menerapkan pembelajaran dari KKG ke dalam kelas, dan keterbatasan akses internet atau keterampilan teknologi.
Kata Kunci : Manajemen Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Kelompok Kerja Guru

MANAGEMENT ANALYSIS OF CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (PKB) PROGRAM THROUGH TEACHER WORKING GROUPS (KKG) IN STATE ELEMENTARY SCHOOLS IN BABAHROT SUB-DISTRICT ABSTRACT (Tasrullah) The Continuing Professional Development (PKB) program for teachers is a process of systematic teacher activities that examines and assesses or reflects on teachers after teaching and learning activities to fix any deficiencies that improve teacher professionalism. This study aimed to determine the management, implementation, and obstacles in PKB through Teacher Working Groups (KKG) in State Elementary schools in Babahrot Sub-district. This research used a qualitative approach with a descriptive type. The subjects were 15, consisting of 7 class teachers who are members of the KKG at the primary school level in Babahrot District, Aceh Barat Daya Regency, 7 school principals, and 1 school supervisor. The data were collected by observation, interviews, and documentation studies. The research result concluded that 1) The overall management of PKB through KKB in state elementary schools in the Babahrot sub-district had yet to be implemented optimally. 2) The implementation of PKB through teachers' working groups (KKG) in state elementary schools in the Babahrot sub-district had not been running optimally. Limited infrastructure, internet access, and skills in using technology hindered teachers' participation in KKG activities. 3) Obstacles to implementing teachers' working group activities in state elementary schools in the Babahrot sub-district included coordinating the teachers' working group schedule, limited funds or resources, difficulties in applying lessons to the classroom, and limited access to the internet or technology skills. Keywords: Management of Continuing Professional Development Program, teachers' working groups

Citation



    SERVICES DESK