<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128030">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PENGENDALIAN INTERN KAS PADA PT. BANK BPD ACEH CABANG SIGLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Debi Indriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 Sistem pengendalian intern kas pada suatu lembaga perbankan menjadi sangat  penting karena kas merupakan aktiva yang  tidak  memerlukan identifikasi  kepemilikannya seperti halnya dengan aktiva lain, sehingga sangat mungkin terjadi  penyelewengan terhadap aktiva tersebut. Sumber penerimaannya terdiri  dari  penerimaan kas dari pendapatan dan penerimaan kas dari pendapatan lain-lain sedangkan sumber pengeluaran kasnya terdiri dari pengeluaran kas untuk pembiayaan  operasional, pengeluaran kas untuk pembiayaan non operasional, pengeluaran kas  untuk pelunasan kewajiban para nasabah, pengeluaran kas untuk pemberian kredit dan pengeluaran kas untuk pajak penghasilan dan biaya pengacara. Oleh karena itu perlu dilaksanakan suatu sistem pengendalian intern yang  terhadap kas untuk menjamin bahwa kas yang diterima telah benar-benar aman dan dapat dikelola dengan baik. Dengan menerapkan pemisahan fungsi dan tanggung jawab terhadap yang  baik  dan  menerima, mencatat  yang mengeluarkan kas, kemudian menerapkan sistem Multi  Teller System dalam melayani nasabah clan mempercepat pemprosesan transaksi,  menerapkan prosedur yang baik terhadap penerimaan dan pengeluaran kas dan  melakukan pencatatan yang baik maka dapat menghasilkan pengendalian intern  terhadapa kas yang optimaJ.  Hasil temuan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern Kas terdiri dari pengendalian penerimaan kas dan pengendalian pengeluaran  kas yang masing-masing terdiri  dari prosedur penerimaan  pengeluaran kas,  prosedur pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas,  dan pengendalian intern yang  terdiri dari organisasi, sistem otorisasi, praktik yang sehat dan pegawai yang  berkualitas. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa PT. Bank  Pembangunan Daerah (BPD) Aceh Cabang Sigli telah menerapkan pengendalian intern kas yang memadai baik terhadap penerimaan kas maupun pengeluaran kas. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128030</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 10:21:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-16 10:21:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>