PENGARUH PEMECAHAN SAHAM TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK JAKARTA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMECAHAN SAHAM TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI BURSA EFEK JAKARTA


Pengarang

Tamlikha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211210112

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Penelitian ini merupakan suatu penelitian yang dapat memberikan bukti empiris tentang kinerja keuangan perusahaan yang go public di Bursa Efek Jakarta,Yang bertujuan melihat apakah ada pengaruh yang signifikan antara pemecahan saham terhadap kinerja keuangan perusahaan di Bursa Efek Jakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 42 perusahaan yang melakukan pemecahan saham selama periode 2001 ,2002, 2003 dan yang memenuhi kriteria sebagai sampel hanya 22 perusahaan. Dan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahun 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, dan 2005 yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory yang dikirim melalui media informasi yaitu internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya variabel ROA yang mempunyai perbedaan yang signifikan antara pemecahaan saham sebelum dan sesudah pemecaham saham yaitu sebesar 0.006. Sedangkan lima variabel lainnya tidak memberikan perbedaan yang signifikan antara pemecahan saham sebelum dan sesudah pemecahan saham, Diantaranya current rasio, quick rasio, tatal debt tototal capital asset, total asset turnover dan gross profit margin yang dibuktikan dengan tingkat signifikan masing-masing variabel yaitu: 0.603, 0.343, 0.685, 0.632, dan0.340. Hasil penelitian ini berbeda kemungkinan karena kondisi perekonomian Indonesia tidak stabil, disamping itu juga disebabkan oleh faktor mikro di pasar modal Indonesia yang memiliki struktur modal yang berbeda dengan pasar modal diNegara lain.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK