Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH TINGKAT KETERSEDIAAN AIR DAN KEDALAMAN TANAM PADA MEDIA PASIR TERHADAP VIABILITAS BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Pengarang
Mukhsin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051111544
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
MUKHSIN, Pengaruh Tingkat Ketersediaan Air dan Kedalaman Tanam pada Media Pasir terhadap Viabilitas Benih Kakao ( Theobrome cacao L.)" (dibawah bimbingan Cut Nur Ichsan, sebagai pemimbing utama pengganti dan Agam lhsan Hereri, sebagai pembimbing kedua). Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh tingkat ketersediaan air dan kedalaman tanam yang sesuai pada media pasir serta interaksi keduanya terhadap viabilitas benih kakao. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, sejak tanggal I5 April sampai 30 Juli 2005. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu tingkat ketersediaan air yang terdiri atas 3 taraf dan kedalaman tanam yang terdiri atas taraf. Taraf tingkat ketersediaan air adalah 6,04, 11.39 dan 16,17 %, sedangkan kedalaman tanam adalah I, 2 dan 3 cm. Peubah yang diamati meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh dan berat kering kceambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat ketersediaan air berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Kedalaman tanam berpengaruh sangat nyata terhadap peubah daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh, sedangkan pada peubah potensi tumbuh dan berat kering kecambah normal tidak berpengaruh nyata. Tingkat ketersediaan air 1H, 39 % memberikan hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan hasil akibat perlakuan lainnya. Kedalaman tanam 2 cm memberikan hasil yang terbaik bila dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara kedua faktor yang diteliti terhadap peubah daya berkecambah, dan keserempakan tumbuh, sedangkan terhadap peubah kecepatan tumbuh berpengaruh nyata, serta tidak berpengaruh nyata terhadap peubah potensi tumbuh dan berat kering kecambah normal. Interaksi yang terbaik didapat pada perlakuan tingkat ketersediaan air 16,17 % dengan kedalaman tanam 2 cm.
Tidak Tersedia Deskripsi
VLABILITAS BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) BERDASARKAN PENGATURAN KONDISI AIR PADA MEDIA KECAMBAH DANRNKEDALAMAN TANAM (Nur Zahara, 2024)
PENGARUH TINGKAT KEKERASAN BUAH DAN LETAK BENIH DALAM BUAH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Nanda Fadila, 2024)
PENGARUH MEDIA KECAMBAH DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIABILITAS BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L,.) (Muhammad Fahmi, 2024)
PENGARUH MEDIA KECAMBAH DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIABILITAS BENIH JAGUNG MANISRN(ZEA MAYS SACCHARATA STURT.) (Mahleni harahap, 2022)
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) BERDASARKAN MEDIA KECAMBAH DAN KEDALAMAN TANAM (Syarifah Yuhaiya, 2024)