<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127927">
 <titleInfo>
  <title>POLA  PEMBERIAN  AIR  LRIGASI  DI PETAK TERSIER PADA LAHAN SAWAH BERIRIGASI TEKNIS ( STUDI KASUS DAERAH IRIGASI KREUNG JREUE).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizkhi tri  Rochmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pola pemberian  air yaitu cara atau   model  pemberian  air ke suatu  lahan usaha  tani  yang  menyatakan  hubungan  antara  debit  dan  waktu.  Pemberian  air irigasi  yang  paling  sederhana   berlandaskan   pada  penggenangan   lahan  yaitu pemberian air yang tidak diatur  ke  lahan yang akan diairi dengan  menyadap  air sungai.&#13;
Tujuan   penelitian    ini   adalah:   memahami    proses   terbentuknya    pola&#13;
permintaan air irigasi di suatu petak tersier,mengetahui cara penentuan  kebutuhan air untuk tanaman dan kebutuhan air irigasi serta menentukan pola permberian air irigasi pada pintu sadap tersier&#13;
Penelitian ini dilaksanakan  dengan menggunakan  metode survei  di daerah&#13;
lrigasi  Krueng Jreue  Kabupaten  Aceh  Besar  pada  tabun  2009  yang  merupakan irigasi   teknis  dengan   luas    ± 3100   ha   pada   petak   tersier   yang   digunakan mendapatkan air dari pintu sadap bangunan  bagi BM2 Desa Lam Iii dengan luas lahan  40.1   ha.  Analisis  data  primer  digunakan   untuk  menentukan   indikator- indikator  dari  pola  pemberian  air  irigasi  yaitu  luas  lahan,  waktu  operasi  dan kapasitas   saluran  tersier,  analisis  data  sekunder   menghitung  evapotranspirasi acuan, evapotranspirasi tanaman,  kebutuhan  air bersih di sawah (NFR)  dan  laju aliran air di petak tersier.&#13;
Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa    pola   pemberian    air   dengan penjatahan  secara  proporsional  didapat  laju  pemberian  air  pada  awal  tanam sebesar  123.71 I/detik  dengan  kapasitas  saluran  untuk  tanamam  padi  tersebut adalah sebesar 154 /det/ha.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127927</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-14 15:47:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-14 15:47:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>