Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UMUR SIMPAN BUAH JAMBU BIJ1 (PSIDIUM GUAJAVA L) TEROLAH MINIMAL BERLAPIS EDIBEL
Pengarang
Saiful Bahri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105106010059
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK Buah jambu biji (Psidium guajava L) merupakan salah satu jenis buah yang sudah memasyarakat di Indonesia yang memiliki kandungan gizi. Pola kehidupan masyarakat moderen yang penuh kesibukan, menuntut segala sesuatu yang serba praktis dan serba cepat. Dalam hal mengkonsumsi buah-buahan, konsumen menghendaki suatu produk yang siap santap tetapi tetap menuntut kualitas yang prima baik dari segi kesegaran, nilai gizi maupun keamanannya. lnilah yang mendorong munculnya produk buah yang disebut dengan buah segar terolah minimal. Masalah yang muncul pada buah yang dihasilkan dari proses secara minimal adalah meningkatnya kecepatan kerusakan karena proses respirasi, produksi etilen yang meningkat karena jaringan rusak dan juga terjadi penurunan kualitas organoleptik, sehingga mempengaruhi umur simpan. Oleh karena itu perlu perlakuan-perlakuan tertentu untuk memperpanjang umur simpannya, salah satunya adalah dengan pelapisan edibel. ini Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pelapis edibel, suhu dan lama penyimpanan pada buah jambu biji. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dengan 3 faktor yang diuji yaitu pelapisan edibel, subu dan lama penyimpanan dengan 3 x ulangan. Suhu penyimpanan terdiri atas dua taraf yaitu suhu ruang dan suhu dingin dan pelapis edibel terdiri dari dua taraf yaitu dengan pelapis dan tanpa pelapis, sedangkan lama penyimpanan terdiri atas 9 taraf hari yaitu ke-0, 3, 6, 9, 12, 15. 18. 21 dan ke-24 (hingga produk ditolak oleh konsumen). Data yang diperoleh dilakukan analisis sidik ragam (Analysis of Variance) dan apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji pembedaan Duncan Multiple Range Test (DMRT) menggunakan program SPSS. Dari penelitian, hasil analisis keragaman menunjukan bahwa pelapis edibel, suhu penyimpanan dan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, TPT, vitamin C dan sifat organoleptik buah jambu biji terolah minimal. Sedangkan pelapis edibel berpengaruh nyata terhadap tekstur tetapi suhu penyimpanan dan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap tekstur buah jambu biji terolah minimal. Hasil persamaan regresi pada uji organoleptik menunjukkan semua garis mempunyai nilai negatif yang menandakan terjadinya penurunan pada sifat organoleptik buah jambu biji terolah minimal. Penurunan terbesar terdapat pada buah jambu biji terolah minimal tanpa pelapis edibel pada subu ruang. Dari penelitian didapatkan pelapisan edibel dan penyimpanan pada suhu dingin dapat memperpanjang masa simpan buah jarnbu biji terolah minimal menjadi 15 hari dan perlakuan yang paling cepat ditolak oleh konsurnen adalah buah jambu biji terolah minimal tanpa pelapis edibel pada penyimpanan suhu ruang.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENDUGAAN UMUR SIMPAN BUAH MELON (CUCUMIS MELO L) TEROLAH MINIMAL DENGAN PENDEKATAN PERSAMAAN ARRHENIUS (Fatimah Syakban, 2018)
PENGARUH KEMASAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MASA SIMPAN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) TEROLAH MINIMAL MENGGUNAKAN LAPISAN GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA). (Idris, 2015)
PENENTUAN UMUR SIMPAN NENAS (ANANAS COMOSUS MERR.) TEROLAH MINLMAL DENGAN PENGGUNAAN LAPISAN EDIBEL (EDIBLE COATING) DAN KEMASAN PLASTIK (Kurnia Melianda, 2024)
PENYIMPANAN BUAH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA LINN) TEROLAH MINIMAL MENGGUNAKAN GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) (Rahmat Mulyana Amijaya, 2014)
PENYIMPANAN BUAH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) TEROLAH MINIMAL (MINIMALLY PROCESSING) DALAM KEMASAN VAKUM. (Marleni, 2024)