<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127886">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN PEKTIN TERHADAP MUTU JELI TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Iqbal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN  &#13;
&#13;
Dalam rangka penganekaragaman pangan serta peningkatan pemanfaatan tomat maka perlu dilakukan usaha-usaha diversifikasi pengolahan komoditi tomat, misalnya pembuatan jeli dari tomat. Dalam kehidupan sehari-hari, jeli sering digunakan sebagai olesan roti, campuran dalam minuman es krim dan juga dapat dikonsumsi langsung.  Jeli adalah makanan ringan berbentuk gel, dapat dibuat dari pektin, agar, karagenan, gelatin dan senyawa hidrokoloid lainnya dengan menambahkan gula, asam, atau tanpa bahan tambahan makanan lain yang diizinkan. Faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap kualitas jeli yang dihasilkan adalah keseimbangan proporsi gula dan pektin serta tingkat keasaman. Penelitan ini bertujuan meneliti pengaruh konsentrasi gula dan pektin terhadap mutu jeli tomat yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi gula (G) dan konsentrasi pektin (P). Faktor konsentrasi gula (G) terdiri atas 3 taraf yaitu G = 55%, G, = 60%, dan G, =65%. Faktor konsentrasi pektin (P) terdiri atas 3 taraf yaituP,  =  =  0.5%,P  0,75%, dan Py = 1%. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan kali ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisa sidik ragam serta diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Param eter yang diuji adalah kadar air, nilai pH. kadar gula, total asam dan uji organoleptik hedonik (kesukaan) terhadap aroma, warna, rasa, dan  tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula berpengaruh sangat  nyata (P0,01) terhadap kadar air dan kadar gula. Sedangkan konsentrasi pektin berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap jeli tomat yang dihasilkan.  Oleh karena itu berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa produk jeli yang terbaik adalah produk jeli yang dibuat dengan konsentrasi gula 65% dan konsentrasi pektin 0,75% yang secara organoleptik dapat diterima oleh  panelis. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127886</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-14 10:36:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-14 10:36:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>