ANALISIS ERGONOMIKA PADA ALAT PEMETIK PEPAYA TIPE JEPIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS ERGONOMIKA PADA ALAT PEMETIK PEPAYA TIPE JEPIT


Pengarang

Lenny Sofia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605106010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN

Proses pemetikan pepaya di masyarakat ada 2 macam. Pertama, dengan cara memanjat pohon pepaya itu sendiri. Kedua, dengan menggunakan kayu jika tidak dapat menjangkau buah, atau alat yang sejenisnya. Namun cara ini dapat mengakibatkan luka pada buah dan dapat menyebabkan iritasi pada jari pemetik apabila terkena getah buah. Introduksi teknologi berupa penemuan alat pemetik pepaya diharapkan mampu menyelesaikan masalah ini. Alat pemetik ini selanjutnya perlu diuji kesesuaian dengan penggunanya. Oleh karena itu penerapan ilmu ergonomika diharapkan mampu menjawab masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kesesuaian alat yang dirancang dengan ukuran antropometri orang lokal (mahas iswa dan mahasiswi Teknik Pertanian). Menganalisis ergonomika pada alat pemetik pepaya tipe jepit. Metodelogi penelitian terdiri dari lima tahap. Pertama, penelitian pendahulan. Kedua, pemilihan responden yang terdiri atas 2 macam yakni orang lokal (mahasiswa dan mahasiswi Teknik Pertanian) dan petani. Ketiga, pengambilan data yang terdiri dari data antropometri, biomekanik, beban kerja, dan periode kerja. Keempat, melakukan analisis data. Kelima, membuat rekomendasi. Berdasarkan analisis antropometri didapat bahwa, diameter rangka cukup ergonomis untuk antropometri orang lokal (mahasiswa dan mahasiswi Teknik Pertanian). Sedangkan untuk tinggi rangka alat belum ergonomis karena tidak mampu memenuhi selang ketinggian untuk pemanenan pepaya. Berdasarkan analisis biomekanik didapat bahwa, untuk gaya yang terjadi pada segmen tubuh tangan kiri dan tangan kanan pada operator perempuan (Fb=96,42) lebih kecil dari pada operator laki-laki (Fb=99,27). Namun, momen yang terjadi pada operator laki-laki (Mb=22,04) lebih besar daripada operator perempuan (Mb=2,74). Yang membedakan adalah posisi tangan . Hasil analisis beban kerja untuk operator laki-laki didapat nilai 124,7 pulsa/menit untuk pengukuran denyut jantung dan 5,5 kkal/menit untuk konsumsi energi . Nilai ini menunjukkan beban kerja sedang. Sedangkan, operator perempuan didapat nilai 149,7 pulsa/menit untuk pengukuran denyut jantung dan 7,8 kkal/menit untuk konsumsi energi . Nilai ini menunjukkan beban kerja berat. Hasil analisis periode kerja didapat bahwa operator laki-laki dapat bekerja selama 43,32 menit dengan waktu istirahat 6,8 menit clan mampu memetik buah pepaya sebanyak 261 buah. Sedangkan operator perempuan dapat bekerja selama 16,72 menit dengan waktu istirahat 6,5 menit dan mampu memetik buah pepaya sebanyak 49 buah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK