<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127821">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PERTUMBUHAN TURUNAN KAMBING BOER - KACANG, PERANAKAN ETAWA DAN ETAWA - KACANG DALAMRNSISTEM PEMELIHARAAN INTENSIF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meri Juliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
&#13;
Penelitian terkait Evaluasi Pertumbuhan Anak Kambing Boer - Kacang, PE, dan Etawa - Kacang dalam Sistem Pemeliharaan lntensif telah dilakukan di Kebun Percobaan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh dari tanggal 01 Nopember 2009 - 23 Januari 2010. Tujuan penelitian  ini untuk untuk mengetahui perbandingan  pertumbuhan turunan kambing Boer - Kacang, PE (Peranakan Etawa) dan Etawa - Kacang dalam sistim pemeliharaan intensif. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 3 x 4 yang menggunakan 12 ekor kambing, masing - masing terdiri dari 4 ekor kambing Boer - Kacang, PE dan Etawa - Kacang dengan berat awal kambing Boer ­  Kacang rata - rata 2,90 kg, PE rata - rata 2,97 kg dan Etawa - Kacang rata ­  rata 3,15 kg. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh breed (P&gt;0,05) terhadap pertumbuhan anak kambing. Namun pertumbuhan tertinggi dlcapai oleh anak kambing Etawa - Kacang (0,09 kg/hari), diikuti oleh anak kambing Boer- Kacang (0,081 kg/hari) dan anak kambing PE (0,071 kg/hari). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa anak turunan hasil persilangan kambing Etawa dan kambing Kacang memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih baik bila dipelihara dengan intensif.&#13;
&#13;
Kata Kuncl: Kambing Boer - Kacang, Kambing PE dan Kambing Etawa ­  Kacang. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127821</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-12 12:31:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-12 12:31:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>