<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127773">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP PEROLEHAN LABA PADA TOKO KELONTONG DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anisah Sakinah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Perputaran Persediaan merupakan suatu indikasi terhadap pengukuran seberapa besar keberhasilan perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya. Semakin tinggi tingkat perputaran persediaan barang dagangan berarti lebih besar pula laba yang diperoleh. Sehingga dengan demikian perusahaan lebih berhasil dalam memasarkan produknya. Penelitian ini dilakukan pada toko-toko kelontong di kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan  besarnya tingkat perputaran persediaan barang dagangan terhadap perolehan laba. Data yang digunakan delam penelitian ini yaitu melalui penelitian lapangan (field research) yang dilakukan secara langsung terhadap responden dengan  menggunakan kusioner untuk mendapatkan data primer. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi liner sederhana, yang diolah dengan program komputer statistica packagefor social science (SPSS). Hasil dari pengolahan data diperoleh koefisien determinasi(R) untuk tahun 2002 sebesar 0,410 yang berarti sebesar 4 1,0% perolehan laba (Y) dipengaruhi oleh tingkat perputaran persediaan (X) sedangkan selebihnya 59,0% dipengaruhi oleh variable lain diluar penelitian ini. Sedangkan koefisien determinasi pada tahun 2003 sebesar 0,538 yang berarti sebesar 53,8% perolehan laba(Y) dipengaruhi oleh tingkat perputaran persediaan(X) sedangkan selebihnya 46,2% dipengaruhi oleh variable lain diluar penelitian ini.dan koefisien determinasi untuk untuk tahun 2004 sebesar 0,364 yang berarti sebesar 36,4% perolehan laba(Y) dipengaruhi oleh tingkat perputaran persediaan (X) sedangkan selebihnya 63,6 dipengaruhi oleh variable lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh Fag untuk tahun 2002 sebesar 25,317 dan Fasa pada tingkat signifikan a=5% 4,196 sedangkan tahun 2003 diperoleh  Fa sebesar 18,94 dan Fasa pada tingkat sigfifikan a=5% 4,196 dan pada tahun 2004 diperoleh Fa sebesar 38,697 dan Fasa pada tingkat signifikan a=5% 4,196 hal ini menunjukkan bahwa F%Fas baik itu pada tahun 2002,2003 dan 2004.yang berarti penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha jadi disimpulkan bahwa tingkat perputaran persediaan mempunyai pengaruh terhadap perolehan laba.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127773</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 17:02:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 17:04:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>