EVALUASI PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH PASCA TSUNAMI DI DESA KAJHU KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH PASCA TSUNAMI DI DESA KAJHU KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Iwan Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0151120022

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Desa kajhu merupakan salah satu desa di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar yang mempunyai luas wilayah 600 ha. Sebelum gempa dan gelombang tsunami Desa Kajhu merupakan salah satu desa penghasil kacang tanah di Kecamatan Baitussalam. Tsunami yang terjadi di NAD khususnya di Desa kajhu kabupaten Aceh Besar mengakibatkan perubahan kondisi fisik dan kimia tanah. Perubahan omponen fisik dan kimia tersebut menghasilkan lingkungan baru untuk produktivitas tanaman. Banyak tanaman yang tidak sesuai pada kondisi lingkungan baru tersebut menyebabkan produksinya menurun karena produktivitas tanah juga menurun sebagai akibat dari kerusakan lahan-lahan pertanian. Hipotesa dari penelitian ini adalah akibat kerusakan fisika tersebut, telah terjadi perubahan sifat fisika dan kimia tanah tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data base perubahan beberapa sifat fisika dan kimia tanah dari tanah-tanah pasca tsunami di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Fisika tanah dan lingkungan kemudian dilanjutkan di laboratorium penelitian tanah dan tanaman Fakultas Pertanian Universitas syiah Kuala, yang berlangsung dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2005. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan
dengan survey dan pengambilan sampel tanah di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan analisis tanah di laboratorium. Parameter yang diamati yaitu: (1) tckstur yang dilakukan berdasarkan pada hukum Stokes dengan menggunakan metode pipet berdasarkan kecepatan pengendapan dari fraksi pasir, debu, dan liat, (2) stabilitas agregat dilakukan dengan menggunakan metode pengayakan kering dan basah, (3) C'-organik dilakukan berdasarkan atas pembakaran oksidasi bahan organik dengan kalium bikromat, dimana bahan yang dioksidasi diukur secara
titrasi dengan menggunakan metode Walkley dan Black, (4) pH tanah dilakukan

secara elektrometri dengan menggunakan pH meter elektroda, (5) daya hantar listrik dilakukan dengan menggunakn metode konduktivity, (6) kapasitas tukar kation tanah dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi Amonium Acetat plH7. (7) N total tanah dilakukan dengan menggunakan metode kjheldhal, (8) Na dapat ditukar ditentukan dengan menggunakan metode Amonium Acetat pH7
Hasil analisis laboratorium memperlihatkan bahwa terdapat gambaran tentang beberapa sifat fisika dan kimia tanah pasca tsunami. Sifat fisika antara lain: 1. stabilitas agregat dari kurang stabil (40-49) sampai dengan tidak stabil (< 40) pada beberapa titik, 2. tekstur dari pasir sampai dengan lempung Iiat berpasir. Sifat kimia tanah pada lokasi penelitian terlihat beberapa gambaran seperti; 1. pH tanah dari netral (6,9-7,4). agak alkalis (7,5-8,5) sampai dengan sangat alkalis (8.7), 2. DHL tanah dari rendah (< 1 ,0) sampai dengan sangat tinggi (> 4,0), 3. KTK tanah semuanya tergolong dalam kriteria rendah (8.0-14.4 me/100g), 4. N total tanah dari sangat rendah (0,02-0,09) sampai dengan sedang (021 %), dan 5. Na Tanah yang semuanya termasuk dalam kriteria sangat tinggi (5,14-17,10 me/100g).



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK