<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127751">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN PEMILIHAN BAHAN BAKAR DAN KECEPATAN PUTARAN PADA ALAT PENYANGRAI KACANG TANAH (ARACHIS  HYPOGAEA L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aris Munandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
&#13;
Kacang tanah (Arachis hypogaea L) merupakan tanaman pangan berupa semak yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya berasal dari Brazil. Salah satu produk pasca panen kacang tanah yaitu kacang sangrai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis bahan bakar yang tepat dan kecepatan drum penyangrai yang sesuai pada proses penyangrai kacang tanah.  Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan variasi jenis  bahan bakar dan kecepatan putaran . Parameter yang digunakan adalah kacang tanah. Data pengamatannya adalah konsumsi bahan bakar, waktu penyangraian, temperatur operasi, rendemen, dan mutu kacang sangrai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rata-rata bahan bakar untuk menyangrai kacang tanah adalah 2,45 - 2,53 kg (untuk kayu), 2,47 - 2,52 kg (untuk tempurung kelapa), dan 1,50 kg (untuk gas). Konsumsi bahan bakar gas lebih rebih rendah dibandingkan dengan kayu dan tempurung kelapa. Namun proses penyangraian dengan menggunakan bahan bakar gas membutuhkan waktu yang lebih lama (61 menit). Hal ini disebabkan karena disain mata kompor gas terlalu kecil sehingga energi panas tidak terdistribusi ke semua bagian drum. Bahan bakar tempurung kelapa menghasilkan temperatur operasi lebih tinggi, kemudian diikuti oleh kayu, dan yang paling rendah adalah pada gas. Kecepatan sedang memiliki suhu lebih tinggi, kemudian diikuti oleh kecepatan lambat, dan yang paling rendah adalah pada kecepatan cepat. Rendemen pada masing-masing perlakuan rata-rata sebesar 97,5% dan memenuhi syarat SNI. Kadar air yang memenuhi syarat SN] dicapai pada perlakuan kecepatan putaran drum yang rendah Penilaian rata-rata panelis terhadap warna, aroma, dan tekstur adalah suka, sedangkan rasa adalah agak suka. Sampcl perlakuan yang semuanya disukai oleh panelis adalah perlakuan menggunakan bahan bakar tempurung kelapa dengan kecepatan putaran sedang (51 -60 putaran/menit) dan cepat (6l -70  putaran/menit), dan perlakuan yang menggunakan bahan bakar gas dengan kecepatan putaran lambat (40 - 50 putaran/menit) dan sedang. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127751</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 15:20:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 15:20:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>