Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLIKASI PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG UNTUK PENGENDALIAN HAMA LALAT BIBIT (OPHIOMYIA PHASEOLI) PADA TANAMAM KEDELAI
Pengarang
Mirza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505103010011
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Mirza/0505103010011. Aplikasi Pupuk Hayati dan Pupuk Kandang untuk Pengendalian Hama Lalat Bibit (Ophiomyia phaseoli) pada Tanaman Kedelai (Di bawah bimbingan Hasnah sebagai ketua dan Susanna sebagai anggota). Tujuan Penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk kandang yang efektif untuk pengendalian secara preventif serangan lalat bibit (O. phaseol) pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cot Cut, Kecamatan Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dimulai bulan Oktober 2009 sampai Januari 2010. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pupuk hayati (H) dan pupuk kandang (K). Faktor konsentrasi pupuk hayati terdiri dari empat taraf yaitu: H = 2,8 L ha-1(2 ml bedeng' dalam 3 L air ), H= 3,5 L ha-1(2,5 ml bedeng-1 dalam 3 L air), Hy = 4,2 L ha-1(3 ml bedeng' dalam 3 L air), H, = 4,9 L ha-1(3,5 ml bedeng-1 dalam 3 L air ), sedangkan faktor pupuk kandang terdiri dari tiga taraf yaitu: Ki = 2,8 ton ha-1(2 kg bedeng -1), K= 5,6 ton ha-1(4 kg bedeng-1), Ky = 8,4 ton ha-1 (6 kg bedeng-1). Peubah yang diamati meliputi persentase tanaman kedelai yang terserang Ophiomyia phaseoli, persentase tanaman kedelai yang mati dan kerdil, jumlah larva dan pupa Ophiomyia phaseoli per tanaman, dan bobot kering biji kedelai per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati 3,5 ml bedeng' mampu menekan rata-rata persentase tanaman terserang Ophiomyia phaseoli sampai 72,22 %.. Aplikasi pupuk hayati 3,5 ml bedeng-1 mampu menekan persentase tanaman mati sampai 86,11 %, serta aplikasi pupuk kandang 6 kg bedeng'-1mampu menekan persentase tanaman mati sampai 83,75 %. Semakin tinggi konsentrasi pupuk hayati yang dicobakan maka semakin rendah rata-rata jumlah larva dan pupa per tanaman, begitu juga dengan aplikasi pupuk kandang per bedeng. Pupuk hayati dengan konsentrasi 3,5 ml bedeng yang dikombinasikan dengan pupuk kandang 4 kg bedeng mampu menghasilkan rata-rata bobot biji kering kedelai per tanaman sebanyak 15,86 gram.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMBERIAN PUPUK HAYATI DAN MULSA JERAMI UNTUK MENGENDALIKAN SERANGAN LALAT BIBIT(AGROMYZA PHASEOLI COQ) PADA TANAMAN KEDELAI (Muhammad Iqbal, 2024)
PENGARUH KOMBINASI PUPUK HAYATI DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) DAN PERUBAHAN SIFAT BIOLOGI DAN KIMIA INCEPTISOL (Sayed Farhan Arfan, 2025)
POPULASI DAN AKTIVITAS MIKROORGANISME RHIZOSFER KEDELAI PADA ENTISOL AKIBAT PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DAN PUPUK HAYATI RHIPHOSANT (Hamzah M Nur, 2024)
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG SAPI DAN MICROBACTER ALFAAFA - 11 (MA-11) TERHADAP PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN, DAN HASIL KEDELAI VARIETAS ANJASMORO (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) PADA INCEPTISOL (SARAH NADIA, 2022)
APLIKASI PUPUK HAYATI DAN FOSFOR UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGISAP POLONG (NEZARA VIRIDULA L) PADA TANAMAN KEDELAI (Zulfahmi, 2024)