PERANAN SISTEM INFORMASL AKUNTANSL SYARIAH DALAM MENUNJANG AKUNTABHIITAS LAPORAN KEUANGAN MASJIDRN(STUDI KASUS PADA MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANAN SISTEM INFORMASL AKUNTANSL SYARIAH DALAM MENUNJANG AKUNTABHIITAS LAPORAN KEUANGAN MASJIDRN(STUDI KASUS PADA MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH)


Pengarang

Dewi Kahina Indriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211320160

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mesjid sebagai pusat ibadah sekaligus sebagai pusat kegiatan keagamaan lainnya, tentunya memiliki berbagai sumber daya yang membutuhkan menajemen pengelolaan yang baik. Yang perlu disadari bahwa sumber daya mesjid tersebut merupakan amanah yang diberikan umat untuk dikelola dengan baik, oleh karenanya prinsip pengelolaan sumber daya mesjid harus sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi syariah .
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana priusip penerapan Sistem lnformasi Akuntansi Syariah, akuntabilitas, serta penerapannya pada pengelolaan sumber daya umat di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Yang menjadi fokus pembahasan pada penelitian ini adalch informasi yang dihasilkan oleh laporan keuangan yang disajikan oleh Mesjid Raya Baiturahman Banda Aceh.
Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada nara sumber, dalam hal ini adalah pengurus Mesjid Raya Baiturrahman serta mengumpulkan datardata laporan keuangan yang disajikan Mesjid Raya Baiturrahman.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat dua bentuk laporan yang ada pada Mesjid Raya Baiturrahman, yaitu laporan rutin dan laporan pembangunan. Pertanggung jawaban laporan rutin dilakukan oleh pengurus Mesjid Raya Baiturrahman yang dapat diperoleh setiap minggunya, tepathya setiap hari jum'at sebelum pelaksanaan shalat jum'at. Di dalam laporan ini akan dijelaskan tentang penerimaan yang berasal dari umat seperti, zakat, infaq dan sadakah serta pengeluaran untuk kegiatan operasional Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Laporan tertulis selain dilaporkan kepada umat, tembusarmya ditujukan kepada Kantor Gubernur NAD, Kantor Walikota dan Kantor Departemen Agama NAD.
Selain itu terdapat pula laporan pembangunan yang dilaporkan oleh Dinas Peketiaan Umum Sektor Perkotaan dan Permukiman (Perkim). Dinas ini bertanggung jawab terhadap pelaporan yang berhubungan dengan pembangunan serta rehabilitasi Mesjid Raya Baiturrahman. Laporan pembangunan terdiri atas 2 yaitu, laporan fisik
yang berhubungan dengan persentase penyelesaian kubah dan laporan keuangan yang berhubungan dengan biaya yang berasal dari dana APBD untuk rehabilitasi dan pembangunan.
Pada prinsipnya Mesjid Raya Baiturrahman masih menggunakan sistem pencatatan yang sangat sederhana, yang paling penting adalah semua transaksi yang teriadi telah terekam dalani laporan keuangan yang disajikan dan proses pencatatan yang dilakukan telah mengikuti prosedur akuntabilitas.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK