<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127728">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN DAYA SIMPAN SILASE RANSUM KOMPLIT DI BANDINGKAN DENGAN HAYLAGE RANSUM KOMPLIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairil Anwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian telah dilakukan di Kebun Percobaan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang dimulai pada tanggal I Agustus - 20 Oktober 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas silase ransum komplit dan haylage ransum komplit yang disimpan sampau 30 hari. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial terdiri atas 2 perlakuan yaitu jenis silase (silase ransum komplit dan haylage ransum komplit) dan lama penyimpanan (10, 20 dan 30 hari). Masing-masing perlakuan terdiri atas 5 ulangan, sehingga didapat 30 unit perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Variabel yang diamati adalah bahan organik (abu, protein kasar, serat kasar dan lemak kasar) dan nilai plH. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi penurunan kulitas silase dan haylage ransum komplit setelah disimpan selama 30 hari penyimpan. Secara statistik juga tidak terjadi perbedaan (P &lt; 0,05) terhadap kadar Abu (17,31 - 17,41%).  Serat kasar (29,15%- 29,35%,) BETN (34,37%-34,56%), Protein (16.26-16,42%)  dan Lemak kasar (2,15%-2,35%). Nilai pH antar perlakuan juga tidak terjadi perbedaan sekitar 4,5. Namun nilai pH haylage cenderung meningkat setelah 30 hari penyimpanan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa haylage yang disimpan sampai 30 hari penyimpanan masih sangat layak dipakai sebagai pakan ternak, ditandai dengan nilai nutrisi yang sama dengan nilai nutrisi silase.  &#13;
&#13;
Kata Kunci: Silase, Haylage, Kualitas, dan Ransum Komplit. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127728</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 11:52:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 11:52:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>