MODIFIKASI DAN ANALISIS TEKNO EKONOMI ALAT PERAJANG SINGKONG TIPE PIRINGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MODIFIKASI DAN ANALISIS TEKNO EKONOMI ALAT PERAJANG SINGKONG TIPE PIRINGAN


Pengarang

Zulfikar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405106010040

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ubi Kayu atau singkong (Manihot Esculenta Crantz) merupakan tanaman yang cukup potensial memiliki kandungan gizi yang relatif tinggi merupakan salah satu altematif sumber karbohidat yang cukup penting sebagai makanan selingan pengganti beras. Singkong diolah melaJui berbagai jenis makanan olahan rumah tangga maupun sebagai bahan baku industri. Penanganan hasil pertanian sangatlah diperlukan karena komoditas pertanian bersifat perishable, yaitu mudah Iuka, layu, hancur atau busuk. Selain itu ada komoditas yang hanya dapat dipanen dalam sekali setahun sehingga perlu diolah terlebih dahulu dan disimpan.
Tujuan penelitian ini untuk memodifikasikan kontruksi rangka, sumber
tenaga, transmisi, dari alat perajang singkong tipe piringan rancangan (Fitriadi,
2007), menguji kinerja perajang singkong hasil modifikasi dan menganalisis tekno ekonomi terhadap alat perajang singkong tipe piringan. Pembuatan kontruksi alat dilakukan dengan pekerjan bengkel yang merupakan rangka besi siku ukuran 40 x
40 mm dengan dilas berdimensi 55 x 55 x 50 cm dan piringan berupa flat besi dengan ketebalan 0,8 cm berdiameter 45 cm dengan menggunakan 3 mata pisau dengan panjang mata pisau 15x2 cm, didudukan pada poros berdiameter 1 inchi yang berjumlah 2 buah dengan masing 2 buah bantalan duduk didepan dan dibelakang, alat ini menggunakan transmisi V-belt antara puli motor dan puli poros.
Berdasarkan hasil modifikasi alat perajang singkong mekanisme perajangan dengan menggunakan penggerak motor dinamo listrik kecepatan putar
1400 rpm, daya 220 V, 50 Hz, diperoleh kapasitas kerja sebesar 41,33 kg/jam,
rendemen 84,39%, persentase perajangan patah 23,9%, persentase kehilangan hasil 7,28% dan waktu perajangan 0,0372/jam pada putaran mesin 155,5 rpm.
Modal awal untuk pembuatan 1 unit alat perajangan singkong adalah Rp
2.957.000/unit, dengan biaya tetap Rp 1.212.370/tahun, biaya tidak tetap Rp
3242,80/jam, biaya operasional sebesar Rp 4821,40/jam dan Biaya pokok perajangan Rp 166,65/Kg.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK