PENGARUH KESADARAN ETIS DAN MANAJEMEN SISTEM KOMPENSASI TERHADAP PERILAKU AUDITOR INTERNRNDALAM RENGHADAPI SITUASI KONEFIK KEPENTINGAN (STUDI EMPIRIS PADA BUMN BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KESADARAN ETIS DAN MANAJEMEN SISTEM KOMPENSASI TERHADAP PERILAKU AUDITOR INTERNRNDALAM RENGHADAPI SITUASI KONEFIK KEPENTINGAN (STUDI EMPIRIS PADA BUMN BANDA ACEH)


Pengarang

Said Ridwan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0301103010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengrji secara empiris penganih kesadaran etis dan manajemen sistem kompensasi terhadap perilaku auditor intern dalam menghadapi situasi konflik kepentingan. Responden dalam penelitian ini beriumlah 30 orang sebagai sampel yaitu auditor intern baik sebagai staf maupun manager yang bekelja pada BUMN yang ada
di kota Banda Aceh.
Data yang digunckan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat dengan melakuhan penelitian lapangan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada reaponden secara langsung. Kuesioner yang diberikan terdiri atas tiga variabel yang masing-masing variabel dijabarkan dalam sepuluh item pertanyaan. Variabel kesadaran etis, Manajemen sisten kompensasi, dan pedlaku auditor intern dalam menghadapi situasi konflik kepentingan.
Dari basil penelitian dapat diketahui bahwa variabel kesadaran etis mempunyai nilai thitungg sebesar 3,556 lebih besar dari nilai ttabel yaitu sebesar 2,045 dan nilai signifikan t yang dihasilkan yaitu 0,001 dibawah nihi signifikan 0,05. yang artinya bahwa variabel kesadaran etis berpengaruh signifikan secara parsial terhadap perilaku auditor intern
dalam menghadapi konflik kepentingan, sedangkan variabel manajemen sistem kompensasi mempunyai nilai thitung sebesar 1,171 lebih kecil dari nilai ttabel yaitu sebesar 2,045, dan nilal sig t yang dihasilkan 0,252 diatas nilai signifikan 0,05. yang artinya variabel manajemen sistem kompensasi secara parsial tidak beipengamh terhadap perilaku auditor intern dalam menchadapi konflik kepentingan. Secara simultan dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 11,157 lebih besar dari nilai Ftabel pada tingkat keyakinan 95% yaitu 3,354. Dengan demikian dapat disimpulkan baliwa variabel kesadaran etis dan manajemen sistem kompensasi berpengaruh secara signifikan secara bersama-sama
terhadap perilaku auditor intern dalam menghadapi situasi konflik kepentingan. Sedangkan koefesien detreminasi menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu kesadaran etis (X1) dan manajemen sistem kompensasi (X2) secara bersama-sama menjelaskan variabel terikat berupa perilaku auditor intern dalam menghadapi situasi konflik kepentingan sebesar 45,2% sedangkan sisanya 54,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yaitu bahwa kesadaran etis mempengaruhi perilaku auditor intern dalam menghadapi situasi konflik kepentingan. Tetapi hasil penelitian yang kedua tidak mendukung penelitian sebeluninya yaitu manajemen sistem kompensasi tidak mempengaruhi perilaku auditor intern dalam
menghadapi situasi konflik kepentingan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK