PROSPEK PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI ACEH DI BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL (BPTU) SAPI ACEH INDRAPURI-NAD (STUDI KASUS BPTU DI IKSA REUKIH DAYAH KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BEAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROSPEK PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI ACEH DI BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL (BPTU) SAPI ACEH INDRAPURI-NAD (STUDI KASUS BPTU DI IKSA REUKIH DAYAH KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BEAR)


Pengarang

Meilinda Silviani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805102010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.176 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Sapi Aceh merupakan salah satu rumpun sapi potong yang banyak dipelihara di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dimana populasi sapi potong pada tahun 2011 berjumlah sekitar 701.284 ekor (Dirjen Pctemakan, 2011). Perubahan pola usaha pembibitan Sapi Aceh rakyat di Aceh Besar mulai diterapkan pada beberapa kelompok peternak gaduhan pemerintah sejak tahun 2004 melalui penerapan lokalisasi kandang kelompok, bertujuan mengoptimalkan fungsi pelayanan dan produktivitas kelompok. Pengembangan program terus dilakukan dalam mendukung pengembangan wilayah potensial petemakan dan intensifikasi usaha pembibitan Sapi Aceh rakyat. Langkah strategis yang ditempuh pcmcrintah Aceh Bcsar pada tahun 2008 yaitu peluncuran program rintisan pembangunan kawasan Sapi Aceh. Konsep kawasan dengan pola Village Breeding Centre (VBC) dipusatkan pada dua lokasi pengembangan yaitu Blang Ubo-Ubo kecamatan Lembah Sculawah dan Cot Seuribe kecamatan Kota Jantho Pcnelitian ini dilakukan di BPTU (Balai Pcmbibitan Ternak Unggul) Sapi Aceh Desa Reukih Dayah Kccamatan lndrapuri Kabupaten Aceh Besar. Penentuan lokasi ini merupakan salah satu BPTU yang terdapat di Kabupaten Aceh Besar dan merupakan salah satu pengembang sapi Aceh. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada aspek finasial usaha pengembangan sapi Aceh Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembibitan Sapi Aceh pada BPTU Sapi Aceh Indrapuri-NAD telah layak dikembangkan ditinjau dari aspek financial dimana telah memberikan pendapatan sebesar Rp 485,249.093 per tahun, dengan harga jual Rp 8.000.000.- per ekor dengan jumlah penjualan bibit sapi Aceh mencapai 135 ekor per tahun. Selain itu hasil analisis kelayakan financial juga mcnunjuklmn bahwa NPV> 0 Net BC> I, IRR> 18% dan BEP 10 Tahun. dan BEP terjadi pada umur proyek 5 Tahun 5 Bulan dan 2 hari.Usaha pembibitan pembibitan Sapi Aceh pada BPTU Sapi Aceh Indrapuri-NAD telah layak dikembangkan ditinjau dari aspek teknis yang terdiri dari () lokasi pembibitan telah scsuai dengan kebutuhan ternak, sudah adanya keterscdiaan bahan baku, listrik dan air, (2) kemudian teknis budidaya sudah sesuai dilihat dari konstruksi dan letak kandang, ukuran kandang, perlengkapan kandang, () pembibitan sudah layak, (4) pemeliharaan scsuai dcngan kebutuhan sapi potong diantaranya sanitasi yang preventif, pemberian pakan, dan pemeliharaan kandang, (5) penycdiaan pakan, (6) pemberantasan dan pencegahan penyakit, (7) perkawinan dan bibit, serta (8) pasar dan pemasaran. Kesimpulannya adalah usaha pembibitan yang dilakukan telah menguntungkan dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut.
Kata Kunci: Usaha Pembibitan, Pendapatan, ROI, BEP, R/C

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK