KAJIAN TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS CHIP PISANG WAK (MUSA PARADISIACA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN TINGKAT KEMATANGAN DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS CHIP PISANG WAK (MUSA PARADISIACA L.)


Pengarang

Fiki Marhendra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agroteknologi., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Fiki Marhendra. Kajian Tingkat Kematangan dan Suhu Pengeringan Terhadap Kualitas Chip Pisang Wak (Musa paradisiaca L.). Dibawah bimbingan Rita Hayati selaku pembimbing utama dan Agam Ihsan Hereri selaku pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kematangan dan suhu pengeringan terhadap kualitas ini pisang wak. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pasco Panen, pada Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Laboratorium Analisis Pangan Jurusan Petemakan. Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian dimulai pada tanggal 25 Mei 2011 sampai 28 Juni 2011. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x3 dengan 2 faktor yaitu faktor tingkat kematangan (hijau, semburat dan kuning) dan suhu pengeringan (50 C, 60 'C, 70 C). Peubah yang diamati adalah kadar air chip pisang wak, kadar pati chip pisang wak, kadar protein chip pisang wak dan organoleptik meliputi tingkat kesukaan wama, rasa chip pisang wak, aroma chip pisang wak dan penerimaan keseluruhan chip pisang wak. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor tingkat kematangan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air chip pisang wak, tingkat kesukaan warna, rasa chip pisang wok, aroma chip pisang wak dan penerimaan keseluruhan pada chip pisang wak namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar pati chip pisang wok dan kadar protein chip pisang wak. Tingkat kematangan yang terbaik terdapat pada semburat. Faktor suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Suhu terbaik untuk pengeringan adalah 70 C. Terdapat interaksi yang yang sangat nyata antara tingkat kematangan dan suhu pengeringan terhadap kadar air chip pisang wak, rasa chip pisang wak, aroma chip pisang wak dan penerimaan keseluruhan pada chip pisang wak. Kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada tingkat kematangan semburat dan suhu pengeringan 70 °C.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK