<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127684">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI CACING TOXOCARA SP. PADA KERBAU MURRAH (BUBALUS BUBALIS) DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) INSEMINASI BUATAN DAN INKUBATOR (IBI) SAREE ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juliatul Muslimah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Toxocara sp. merupakan parasit cacing yang hidup di saluran pencernaan hewan ruminansia besar seperti kerbau dan sapi, infeksi cacing Toxocara sp. dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi khusunya pada hewan muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat infeksi cacing Toxocara sp. pada Kerbau Murrah (Bubalus bubalis) di UPTD IBI Saree Aceh. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 7 ekor Kerbau Murrah (Bubalus bubalis) yang berada di UPTD IBI Saree Aceh. Sampel cacing dikoleksi dari feses kerbau setelah defekasi menggunakan pinset, kemudian dimasukkan ke dalam botol sampel yang berisi alkohol 70%, kemudian dimasukkan ke dalam ice box yang berisi ice pack. Koleksi sampel feses dilakukan pada pagi hari (feses segar), feses yang telah diambil dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dimasukkan ke dalam ice box yang berisi ice pack, selanjutnya sampel yang telah dikoleksi dibawa ke Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Pemeriksaan sampel cacing menggunakan metode pewarnaan laktofenol dan pemeriksaan sampel feses menggunakan metode sentrifus dan metode apung. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya infeksi dari cacing Toxocara sp. pada 2 sampel Kerbau Murrah dengan persentase 28,58% di UPTD IBI Saree Aceh.Pewarnaan laktofenol terhadap morfologi menunjukkan cacing Toxocara sp. positif sesuai dengan struktur morfologinya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PARASITIC DISEASES - ANIMALS - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BUFFALO - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 696</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127684</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 23:06:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-06 10:10:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>