<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="127683">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PROGRAM KETAHANAN PANGAN SEBAGAI UPAYA TERCAPAINYA SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI GAMPONG LUENG BATA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amalia Trisna br Ginting</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah Gampong Lueng Bata sebagai Pemerintah Desa telah menjalankan kebijakan ketahanan pangan sejak tahun 2022. Program ketahanan pangan yang sudah dijalankan terdiri dari program ketahanan nabati melalui program penanaman bibit alpukat aligator. Namun, program ketahanan pangan yang menjadi prioritas masyarakat Gampong Lueng Bata masih belum menjawab kebutuhan masyarakat lokal masyarakat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana implementasi kebijakan ketahanan pangan di Gampong Lueng Bata oleh Pemerintah Desa dan untuk mengetahui apakah program ini sudah dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori Korten model penyesuaian yang memiliki tiga elemen sebagai indikator yaitu, program, pelaksanaan program, dan kelompok sasaran. Dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ketahanan pangan Pemerintah Gampong Lueng Bata dipilih berdasarkan rekomendasi para ahli akademisi dan untuk menciptakan keunikan Gampong melalui pananaman alpukat aligator. Namun, program tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran sehingga menyebabkan kurang optimal. Pelaksanaan program yang kurang sinergitas disebabkan karena kurangnya partisispasi yang aktif dalam menjalankan program dengan baik. Program ketahanan pangan juga belum dilakukan secara berkelanjutan. Tantangan dalam melakukan implementasi secara keberlanjutan diantaranya ialah program yang dipilih belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya belum dapat dirasakan masyarakat, kurangnya sinergitas dalam pelaksanaan program, dan perlunya pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di Gampong Lueng Bata. Diharapkan kepada Pemerintah Desa Lueng Bata dapat membangun sinergitas yang baik dengan masyarakat dalam rangka untuk mewujudkan ketahan pangan yang optimal secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.&#13;
&#13;
Kata kunci: Kebijakan, Ketahanan Pangan, SDGs, Gampong Lueng Bata</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>127683</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-08 21:08:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-09 09:01:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>